Ilustrasi foto sosial media
Terasmuslim.com - Perkembangan teknologi dan media sosial di era modern memberikan kemudahan komunikasi sekaligus membuka celah godaan moral yang semakin nyata.
Zina tidak hanya terbatas pada perbuatan fisik, tetapi juga dimulai dari pandangan mata dan pergaulan tanpa batas yang tidak terjaga.
Rasulullah SAW telah mengingatkan bahaya zina mata melalui sabda beliau: "Setiap anak Adam telah ditentukan bagiannya dari zina... zina kedua mata adalah pandangan" (HR. Muslim).
Pergeseran nilai di masyarakat kerap membuat norma-norma agama dianggap kuno, padahal aturan Islam hadir untuk memelihara kehormatan manusia.
Allah SWT secara tegas melarang pendekatan terhadap perbuatan keji ini melalui firman-Nya dalam Surah Al-Isra ayat 32: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."
Larangan mendekati zina menegaskan bahwa segala bentuk perantara menuju maksiat harus dihindari sejak awal.
Islam mengajarkan konsep ghaddul bashar atau menundukkan pandangan sebagai langkah preventif utama dalam menjaga kesucian hati.
Perintah menundukkan pandangan ini tercantum jelas dalam Surah An-Nur ayat 30 yang memerintahkan kaum mukminin untuk menjaga pandangan dan kemaluan mereka.
Syariat Islam juga mengatur batasan interaksi antara laki-laki dan perempuan agar tidak terjadi khalwat atau berdua-duaan tanpa mahram.
Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menegaskan: "Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya."
Mendekatkan diri pada lingkungan yang saleh serta mengisi waktu dengan kegiatan produktif menjadi benteng ampuh penahan hawa nafsu.
Pendidikan karakter berbasis keimanan di lingkungan keluarga berperan penting sebagai perisai utama anak muda dari pengaruh negatif zaman.
Bagi mereka yang belum mampu menikah, puasa disyariatkan sebagai sarana untuk mengendalikan gejolak syahwat secara sehat.
Kesadaran akan pengawasan Allah SWT (muraqabah) perlu ditanamkan agar setiap pribadi mampu membentengi diri di mana pun berada.
Semoga Allah SWT senantiasa melindungi generasi muda Muslim dari fitnah zaman dan membimbing kita semua di jalan yang diridhoi-Nya.