• KEISLAMAN

Bacaan Doa Ketika Melihat Kecelakaan

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Jum'at, 06/11/2026
Bacaan Doa Ketika Melihat Kecelakaan Ilustrasi - berdoa (Foto: ADVENTISTHEALTHCARE)

Jakarta, Terasmuslim.com - Melihat kecelakaan di jalan raya atau tempat umum sering kali menimbulkan rasa terkejut, khawatir, hingga takut.

Dalam ajaran Islam, seorang Muslim dianjurkan untuk mengingat Allah SWT ketika menyaksikan musibah sekaligus mendoakan keselamatan orang-orang yang terdampak.

Salah satu bacaan yang dapat diucapkan ketika melihat orang tertimpa musibah adalah doa agar diri sendiri dijauhkan dari ujian serupa. Bacaan ini juga menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan merupakan nikmat yang patut disyukuri.

Namun, doa tersebut bukan berarti seseorang boleh merasa lebih baik daripada korban kecelakaan. Sebaliknya, seorang Muslim dianjurkan menunjukkan empati, tidak mengejek atau menyebarkan penderitaan korban, serta memberikan pertolongan apabila mampu.

Doa Ketika Melihat Orang Tertimpa Musibah

Terdapat doa yang diriwayatkan dari Ibnu Umar RA ketika seseorang melihat orang lain tertimpa musibah. Rasulullah SAW disebut mengajarkan agar orang yang melihatnya membaca doa berikut:

Alhamdulillaahil-ladzii `aafaanii mim-mab-talaaka bihi wa fadh-dhalanii `alaa katsiirim mimman khalaqa tafdhiilaa.

"Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari musibah yang menimpamu dan memberikan keutamaan kepadaku atas banyak makhluk yang telah Dia ciptakan."

Bacaan tersebut diriwayatkan dalam hadis Tirmidzi. Dalam riwayatnya, doa ini dianjurkan dibaca dengan suara pelan agar tidak menyakiti perasaan orang yang sedang mengalami musibah.

Karena itu, ketika menyaksikan kecelakaan, doa tersebut sebaiknya dibaca dalam hati atau dengan suara yang tidak terdengar oleh korban. Tujuannya bukan untuk membandingkan keadaan diri dengan orang yang tertimpa musibah, melainkan sebagai bentuk rasa syukur atas perlindungan Allah SWT.

Doa Memohon Perlindungan dari Musibah

Selain doa tersebut, umat Islam dapat membaca doa memohon keselamatan dan perlindungan dari berbagai keburukan. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:

Allahumma inni a`uudzu bika min jahdil-balaa`i wa darakisy-syaqaa`i wa suu`il-qadhaa`i wa syamaatatil-a`daa`.

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari beratnya musibah, kesengsaraan yang menimpa, ketetapan yang buruk, dan kegembiraan musuh atas musibah yang menimpaku."

Doa tersebut tercantum dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Kandungannya merupakan permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai keadaan buruk yang dapat menimpa manusia.

Doa untuk Korban Kecelakaan

Ketika melihat seseorang mengalami kecelakaan, umat Islam juga dapat mendoakan kesembuhan dan keselamatan korban. Salah satu doa yang dapat dibaca adalah:

Allahumma rabban-naas, adzhibil-ba`sa, isyfi antasy-syaafii, laa syifaa`a illaa syifaa`uka, syifaa`an laa yughaadiru saqamaa.

"Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit." (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa ini merupakan doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon kesembuhan bagi orang yang sakit. Karena itu, doa tersebut dapat dibaca ketika mendoakan korban kecelakaan yang mengalami luka atau gangguan kesehatan.

Adab dan Sikap Ketika Melihat Kecelakaan

Membaca doa ketika melihat kecelakaan sebaiknya diiringi dengan tindakan nyata. Apabila berada di lokasi kejadian, seseorang perlu memastikan keselamatan dirinya terlebih dahulu sebelum memberikan pertolongan.

Jika memungkinkan, hubungi layanan darurat atau pihak berwenang agar korban segera memperoleh penanganan medis. Hindari memindahkan korban sembarangan, terutama jika terdapat dugaan cedera pada kepala, leher, atau tulang belakang. Berikan ruang bagi petugas dan jangan sampai kerumunan menghambat proses evakuasi.

Selain itu, hindari mengambil foto atau video korban untuk disebarluaskan tanpa kepentingan yang jelas. Menjaga kehormatan dan privasi orang yang tertimpa musibah merupakan bagian dari sikap saling menghormati dalam Islam.

Dengan demikian, doa ketika melihat kecelakaan tidak hanya menjadi bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT, tetapi juga pengingat agar setiap Muslim memiliki kepedulian terhadap sesama. Ketika menyaksikan orang lain tertimpa musibah, rasa syukur seharusnya berjalan beriringan dengan empati dan kesediaan untuk membantu.