Banyak sunnah Nabi Muhammad SAW yang mulai ditinggalkan, padahal menghidupkannya adalah tanda cinta dan sebab turunnya pahala besar.
Tanah suci bukan sekadar tempat ibadah, tetapi wilayah dengan aturan khusus yang menuntut adab tinggi dan ketaatan penuh kepada syariat Allah.
Islam memandang pekerjaan bukan sekadar mencari nafkah, tetapi amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Ibadah yang sering dianggap biasa ini justru menjadi tanda pengenal umat Nabi Muhammad SAW di hari ketika seluruh manusia dikumpulkan.
Bukan gelar, bukan karamah, dan bukan popularitas. Wali Allah adalah mereka yang beriman lurus dan istiqamah dalam takwa.
Pendek dan sering diremehkan, namun nilainya melampaui seluruh dunia. Dua rakaat shalat sunnah Fajr menjadi ujian keimanan di waktu paling berat bagi jiwa.
Istikharah berarti meminta pilihan, yakni menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Allah Yang Maha Mengetahui segala yang terbaik
Kaffarat nazar dilakukan sebagai bentuk penebusan ketika nazar tidak dapat dilaksanakan
Islam tidak mengenal masa pensiun taat. Kewajiban beribadah melekat pada seorang muslim hingga ajal menjemput.
Sholat sunnah setelah sholat Maghrib bukan sekadar amalan tambahan, melainkan kesempatan untuk meraih pahala besar dan ketenangan batin.
Dosa kecil yang diremehkan dapat menumpuk dan menghancurkan iman. Al-Qur`an dan Sunnah mengingatkan umat agar waspada terhadap setiap pelanggaran, sekecil apa pun.