Ilustrasi foto kehidupan dunia
Terasmuslim.com - Peristiwa langit terbelah menjadi salah satu fase paling mengerikan saat hari kiamat tiba kelak.
Fenomena ini bukan sekadar dongeng, melainkan sebuah kepastian hukum alam yang telah digariskan Pencipta.
Melalui rukun iman kelima, setiap Muslim wajib meyakini bahwa kehancuran total jagat raya ini pasti terjadi.
Dalam surah Al-Inshiqaq ayat 1, Allah SWT berfirman: "Apabila langit terbelah."
"Apabila langit terbelah," (QS. Al-Inshiqaq: 1).
Ayat yang sangat singkat ini mengandung peringatan yang luar biasa dahsyat bagi umat manusia.
Kehancuran itu menggambarkan bahwa sistem alam semesta yang super kokoh ini akan runtuh seketika.
Tidak ada satu pun kekuatan makhluk yang mampu menahan atau memperbaiki belahan langit tersebut.
Gambaran kiamat ini ditujukan agar manusia segera bertobat dan tidak terlena dengan dunia.
Selain itu, Allah SWT juga menegaskan peristiwa ini dalam Al-Qur`an surah Al-Infitar ayat 1.
"Apabila langit terbelah," (QS. Al-Infitar: 1).
Pengulangan tema langit terbelah di berbagai surah menunjukkan betapa pentingnya peristiwa besar tersebut.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW mengingatkan umatnya untuk selalu bersiap menghadapi kedahsyatan hari akhir.
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, beliau bersabda bahwa barangsiapa yang ingin melihat hari kiamat seolah-olah dengan mata kepala sendiri, maka bacalah surah At-Takwir, Al-Infitar, dan Al-Inshiqaq.
Hadis ini menjadi tamparan keras bagi hati yang lalai agar senantiasa memperbanyak amal salih.
Langit yang selama ini menjadi atap pelindung bumi akan kehilangan fungsinya dalam sekejap mata.
Semoga kita termasuk golongan hamba yang diselamatkan dari huru-hara hari kiamat yang mencekam.