• KEISLAMAN

Pentingnya Imam Masjid Menjaga Lisan dari Ghibah

Yahya Sukamdani | Kamis, 16/07/2026
Pentingnya Imam Masjid Menjaga Lisan dari Ghibah Ilustrasi imam masjid dan jamaah

Terasmuslim.com - Lisan seorang imam masjid memiliki pengaruh yang sangat luar biasa dalam membentuk opini dan karakter spiritual jamaah.

Setiap ucapan yang keluar dari mulutnya kerap dijadikan sebagai standar kebenaran dan rujukan perilaku oleh masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, menjauhkan lisan dari praktik ghibah, fitnah, dan provokasi menjadi kewajiban mutlak bagi seorang pemimpin ibadah.

Allah SWT secara tegas melarang perilaku tercela ini dalam Al-Qur`an Surah Al-Hujurat ayat 12:

"...dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?"

Ayat ini menggambarkan betapa hinanya perbuatan ghibah sehingga diibaratkan seperti memakan bangkai saudara sendiri.

Rasulullah SAW juga memberikan peringatan keras melalui hadits riwayat Bukhari mengenai pentingnya menjaga ucapan agar selamat di akhirat.

Beliau bersabda bahwa barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia berkata baik atau diam.

Dalam koridor hukum di Indonesia, sikap menjaga lisan bagi tokoh agama ini sejalan dengan kampanye penguatan moderasi beragama.

Kementerian Agama RI melalui berbagai keputusan strategis selalu menekankan agar mimbar masjid steril dari ujaran kebencian.

Berdasarkan aturan tata kelola kemasjidan, seorang imam dituntut memiliki kompetensi sosial yang mampu merekatkan ukhuwah Islamiyah, bukan memecahnya.

Ujaran yang memicu polarisasi politik atau konflik berbau SARA sangat bertentangan dengan fungsi edukatif masjid yang diamanatkan pemerintah.

Ketika seorang imam konsisten menjaga lisannya, kedamaian dan ketenteraman di lingkungan masyarakat akan terjaga dengan kokoh.

Jamaah akan merasa aman dan khusyuk saat berada di masjid karena terbebas dari atmosfer perpecahan yang merusak hati.

Mari kita bersama-sama menjaga kesucian masjid dengan mendukung para imam yang senantiasa menebarkan kesejukan lewat lisan mereka.