Ilustrasi - orang sedang melakukan amalan sunah setelah sholat Dhuha (Foto: AI)
Jakarta, Terasmuslim.com - Sholat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunah yang dikenal memiliki banyak keutamaan.
Selain menjadi bentuk syukur kepada Allah SWT, sholat yang dikerjakan pada waktu pagi hingga menjelang Zuhur ini juga diyakini sebagai salah satu ikhtiar batin untuk memohon kelapangan rezeki.
Namun, setelah menunaikan sholat Dhuha, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan amalan saleh.
Tujuannya bukan semata-mata mengejar rezeki berupa harta, melainkan memohon keberkahan, kemudahan urusan, serta kecukupan dari Allah SWT.
Salah satu amalan yang paling sering dilakukan adalah membaca doa setelah sholat Dhuha. Berikut doa yang populer diamalkan oleh kaum Muslimin.
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ، اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku berada di langit maka turunkanlah, jika berada di bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah. Dengan hak waktu Dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, karuniakanlah kepadaku sebagaimana Engkau mengaruniakannya kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
Memohon ampun kepada Allah SWT menjadi salah satu amalan yang dianjurkan setiap waktu, termasuk setelah sholat Dhuha. Istighfar merupakan bentuk pengakuan atas kelemahan diri sekaligus permohonan agar Allah menghapus dosa dan membuka pintu kemudahan.
Allah SWT berfirman dalam Surah Nuh ayat 10–12:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا
Artinya: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan kebun-kebun untukmu, dan mengadakan sungai-sungai untukmu."
Setelah sholat Dhuha, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir seperti membaca:
- Subhanallah (33 kali)
- Alhamdulillah (33 kali)
- Allahu Akbar (33 kali)
Zikir membantu hati menjadi tenang serta mengingatkan bahwa segala nikmat dan rezeki berasal dari Allah SWT.
Sholawat merupakan amalan yang memiliki banyak keutamaan. Selain menjadi bentuk cinta kepada Rasulullah SAW, membaca sholawat juga termasuk sebab datangnya rahmat Allah SWT.
Salah satu bacaan yang mudah diamalkan adalah:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli `ala Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad."
Setelah selesai berzikir, umat Islam dianjurkan berdoa sesuai kebutuhan masing-masing. Mintalah kepada Allah SWT agar diberikan rezeki yang halal, berkah, bermanfaat, serta dijauhkan dari kesulitan dan hutang.
Perlu dipahami bahwa kelancaran rezeki dalam Islam tidak hanya diukur dari banyaknya harta. Rezeki juga mencakup kesehatan, keluarga yang harmonis, ilmu yang bermanfaat, pekerjaan yang baik, waktu yang berkah, dan ketenangan hati.