• KEISLAMAN

Pentingnya Menanamkan Rasa Cinta Masjid Sejak Usia Dini

Yahya Sukamdani | Senin, 13/07/2026
Pentingnya Menanamkan Rasa Cinta Masjid Sejak Usia Dini Ilustrasi anak dalam masjid

Terasmuslim.com - Membiasakan anak-anak akrab dengan suasana masjid merupakan investasi spiritual terpenting dalam menyiapkan generasi masa depan yang tangguh.

Masjid harus menjadi lingkungan kedua yang ramah dan menyenangkan bagi anak agar fondasi keimanan mereka terbangun dengan kuat.

Langkah pengenalan ini selaras dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur`an untuk menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka.

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..." (QS. At-Tahrim: 6)

Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan yang sangat indah dengan bersikap penuh kasih sayang kepada anak-anak saat berada di dalam masjid.

Dalam hadits riwayat An-Nasa`i, beliau bahkan memperlama sujudnya demi memberikan kesempatan kepada cucunya, Hasan atau Husain, yang sedang bermain di punggung beliau.

Di Indonesia, komitmen mewujudkan lingkungan ibadah yang inklusif ini didukung penuh oleh regulasi resmi pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pemerintah bersama Kementerian Agama gencar mengampanyekan program Masjid Ramah Anak (MRA) sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak dasar anak.

Kebijakan ini mengamanatkan takmir masjid untuk menyediakan ruang kreativitas, pojok baca, serta fasilitas pendukung yang aman bagi pergerakan anak-anak.

Melalui pilar Imarah (kemakmuran) dalam standar Bimas Islam, masjid diarahkan untuk menyelenggarakan kegiatan edukatif seperti Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPQ) yang menyenangkan.

Suasana masjid yang positif akan terekam kuat dalam memori masa kecil anak, sehingga memicu kerinduan mendalam untuk selalu kembali ke rumah Allah.

Menghadirkan anak ke masjid juga melatih kecerdasan sosial mereka sejak dini melalui interaksi positif dengan jamaah dari berbagai kalangan.

Tentu, orang tua dan takmir wajib memberikan edukasi secara persuasif mengenai adab-adab berada di dalam masjid tanpa harus membentak atau menakuti mereka.

Pendekatan yang penuh kasih dan ramah akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga terpikat hatinya pada masjid.

Dengan mencintai masjid sejak dini, anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi pilar peradaban bangsa yang berakhlak mulia dan berintegritas tinggi.