• KEISLAMAN

Manisnya Buah Delima dan Gambaran Kenikmatan Surga

Yahya Sukamdani | Minggu, 31/05/2026
Manisnya Buah Delima dan Gambaran Kenikmatan Surga Ilustrasi buah delima matang di pohon

Terasmuslim.com - Surga adalah tempat bermuaranya segala keindahan dan kenikmatan yang tidak pernah terlintas dalam benak manusia.

Di antara sekian banyak fasilitas kemewahan di dalamnya, Allah SWT secara khusus menyebutkan keberadaan buah-buahan premium.

Salah satu yang menjadi primadona dan disebutkan langsung di dalam kitab suci Al-Quran adalah buah delima.

Dalam Surah Ar-Rahman ayat 68, Allah berfirman yang artinya, "Di dalam kedua surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima."

Penyebutan delima secara spesifik di samping buah-buahan umum menandakan kedudukan dan kelezatannya yang luar biasa.

Khazanah tafsir menjelaskan bahwa delima surga memiliki kualitas yang jauh melampaui delima yang kita kenal di dunia saat ini.

Setiap butiran rona merahnya menyimpan kesegaran abadi yang sengaja disediakan untuk memanjakan lidah para penghuni surga.

Keistimewaan buah ini juga termaktub dalam riwayat lisan yang membekas di hati para sahabat nabi sejak zaman dahulu.

Terdapat atsar (perkataan sahabat) dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang menganjurkan umat Islam untuk mengonsumsi buah delima beserta kulit tipisnya.

Beliau menjelaskan bahwa buah dengan biji mirip permata ini memiliki khasiat yang sangat baik untuk membersihkan lambung manusia.

Kehadiran delima di dunia sejatinya merupakan "sampel" kecil agar manusia merindukan kemewahan hakiki di kampung akhirat kelak.

Gaya editorial Islami mengingatkan kita bahwa setiap gigitan buah manis di dunia harus memicu rasa syukur yang mendalam.

Mengonsumsi makanan sehat seperti delima bukan sekadar urusan mengenyangkan perut, melainkan bagian dari ibadah merawat titipan fisik.

Melalui keindahan buah ini, kita diajak untuk semakin giat mengetuk pintu surga dengan untaian amal saleh yang konsisten.

Semoga Allah SWT mengizinkan kita semua mencicipi manisnya delima surga langsung dari pohonnya yang rindang tanpa fana.