• KEISLAMAN

Rahasia di Balik Sumpah Allah Demi Alam Semesta

Yahya Sukamdani | Kamis, 28/05/2026
Rahasia di Balik Sumpah Allah Demi Alam Semesta Ilustrasi foto ciptaan Allah

Terasmuslim.com - Al-Qur`an sering kali memuat sumpah Allah SWT menggunakan nama-nama makhluk-Nya yang luar biasa seperti matahari, bulan, dan langit.

Gaya bahasa yang unik ini tentu bukan sekadar hiasan kata, melainkan memiliki rahasia teologis dan ilmiah yang sangat mendalam.

Sebagai redaksi media Islami, kita diajak untuk merenungkan mengapa Sang Pencipta harus bersumpah atas nama ciptaan-Nya sendiri.

Salah satu dalil paling tegas mengenai hal ini dapat kita temukan secara gamblang dalam Al-Qur`an Surah Asy-Syams ayat 1-3.

"Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengiringinya, dan siang apabila menampatkannya." (QS. Asy-Syams: 1-3).

Menurut para ulama tafsir, ketika Allah SWT bersumpah dengan makhluk-Nya, itu menandakan bahwa makhluk tersebut memiliki kedudukan atau manfaat yang luar biasa bagi kehidupan manusia.

Matahari, misalnya, adalah sumber energi utama dan poros kehidupan dunia yang tanpanya bumi akan beku serta mati.

Sementara itu, bulan hadir sebagai penerang kegelapan malam sekaligus kompas alami bagi sistem penanggalan ibadah umat Islam.

Langit yang kokoh berdiri tanpa tiang pun dihadirkan sebagai bukti mutlak kebesaran dan keagungan arsitektur ilahi.

Melalui sumpah-sumpah kosmis ini, Allah SWT sebenarnya sedang mengarahkan pandangan manusia agar mau berpikir dan mentadaburi alam semesta.

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi juga mengingatkan kita tentang larangan bagi manusia untuk bersumpah selain atas nama Allah.

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang bersumpah dengan selain nama Allah, maka ia telah berbuat syirik." (HR. At-Tirmidzi).

Larangan bagi manusia ini justru mempertegas hak prerogatif Allah SWT yang bebas bersumpah dengan apa pun untuk menunjukkan kekuasaan-Nya.

Sumpah Allah demi matahari, bulan, dan langit juga menjadi penanda bahwa ada pesan yang sangat krusial yang akan disampaikan setelah sumpah tersebut diucapkan.

Dalam konteks Surah Asy-Syams, setelah bersumpah dengan benda langit, Allah menegaskan tentang pentingnya menyucikan jiwa manusia agar tidak merugi.

Maka, setiap kali kita membaca ayat tentang sumpah kosmis ini, sudah sepatutnya iman kita semakin bertambah dan tunduk pada keagungan-Nya.