• KEISLAMAN

Memahami Bedanya Aqidah, Tauhid, dan Manhaj Islam

Yahya Sukamdani | Kamis, 05/11/2026
Memahami Bedanya Aqidah, Tauhid, dan Manhaj Islam Ilustrasi foto Islam dan Al quran

Terasmuslim.com - Memahami istilah aqidah, tauhid, dan manhaj merupakan hal mendasar bagi setiap muslim dalam memperdalam ajaran agama.

Meskipun ketiganya saling berkaitan erat, masing-masing istilah memiliki fokus dan cakupan pembahasan yang berbeda.

Aqidah secara bahasa berakar dari kata al-`aqdu yang berarti ikatan kokoh keyakinan di dalam hati seorang hamba.

Secara istilah, aqidah mencakup seluruh keimanan kepada Allah SWT, para malaikat, kitab-kitab, para rasul, hari akhir, dan takdir.

Allah SWT berfirman mengenai kewajiban beriman ini dalam Surah Al-Baqarah ayat 285: "Rasul telah beriman kepada Al-Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman." (QS. Al-Baqarah: 285).

Sementara itu, tauhid merupakan bagian inti dan paling mendasar dari pembahasan aqidah itu sendiri.

Tauhid bermakna mengesakan Allah SWT dalam hal rububiyah, uluhiyah, serta nama dan sifat-sifat-Nya yang mulia.

Perintah mengesakan Allah SWT ini ditegaskan secara rinci dalam Surah Al-Ikhlas ayat 1: "Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa." (QS. Al-Ikhlas: 1).

Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya tauhid dalam hadis saat mengutus Mu`adz bin Jabal ke Yaman: "Hendaklah yang pertama kali kamu serukan kepada mereka adalah menyembahkan Allah (tauhid)." (HR. Bukhari no. 7372).

Adapun manhaj merujuk pada metode, jalan, atau sistem berpikir dan beramal dalam menerapkan ajaran Islam.

Manhaj menentukan bagaimana seorang muslim memahami al-Qur`an dan as-Sunnah sesuai dengan pemahaman para sahabat Nabi.

Landasan pentingnya mengikuti manhaj yang lurus ini termaktub dalam Surah Al-An`am ayat 153: "Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia." (QS. Al-An`am: 153).

Ringkasnya, aqidah adalah apa yang diyakini hati, tauhid adalah pemurnian ibadah hanya kepada Allah, dan manhaj adalah cara mengamalkannya.

Memahami ketiganya secara benar membantu umat Islam agar tidak tergelincir dalam pemahaman yang menyimpang.

Semoga Allah SWT senantiasa meneguhkan hati kita di atas aqidah yang lurus, tauhid yang murni, dan manhaj yang benar.