• KEISLAMAN

Husnul Khotimah atau Khusnul Khotimah, Mana yang Benar?

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Jum'at, 14/11/2025
Husnul Khotimah atau Khusnul Khotimah, Mana yang Benar? Ilustrasi - ucapan yang benar dalam mengucapkan Husnul atau Khusnul Khotimah, Mana yang Benar? (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam kerap mengucapkan doa ketika mendengar kabar seseorang meninggal dunia. Dua istilah yang paling sering muncul adalah husnul khotimah dan khusnul khotimah.

Meski serupa, perbedaan penulisan keduanya sering menimbulkan pertanyaan: mana yang benar dan lebih baik menurut Islam?

Dalam bahasa Arab, kata yang benar adalah حُسْنُ الْخَاتِمَة (ḥusnul khātimah), yang berarti akhir kehidupan yang baik. Penggunaan huruf ḥa’ (ح) dalam kata husn menandakan makna kebaikan. Sedangkan penulisan khusnul menggunakan huruf kha’ (خ) tidak sesuai kaidah bahasa Arab karena mengubah makna menjadi kata yang tidak dikenal.

Para ahli bahasa menegaskan bahwa istilah yang tepat adalah husnul khotimah, bukan khusnul khotimah. Penulisan yang salah bisa membuat makna bergeser atau tidak bermakna sama sekali dalam konteks bahasa Arab.

Secara istilah, husnul khotimah berarti seorang hamba wafat dalam keadaan iman yang baik, menjalankan ketaatan, serta tidak sedang berada dalam maksiat yang merusak akhir kehidupannya.

Nabi Muhammad SAW menjelaskan pentingnya akhir kehidupan dalam hadisnya:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ
“Sesungguhnya amal itu bergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari)

Hadis ini menegaskan bahwa penutup kehidupan seseorang menentukan baik atau buruknya catatan amal di sisi Allah.

Umat Islam di Indonesia sering mengucapkan “semoga almarhum husnul khotimah” sebagai doa agar yang wafat diterima dengan baik oleh Allah SWT. Doa ini mengandung harapan agar seseorang meninggal dalam keadaan membawa iman dan amal yang diridai.

Sebaliknya, penggunaan istilah khusnul khotimah kerap muncul karena keliru penulisan atau pelafalan. Meski masyarakat sering memahami maksudnya, penulisan ini secara bahasa tidak tepat.

Penulisan yang benar, baik secara bahasa maupun makna, adalah:

Husnul Khotimah (حُسْنُ الْخَاتِمَة)

Sedangkan penulisan khusnul khotimah tidak dikenal dalam bahasa Arab dan tidak dianjurkan untuk digunakan.

Dengan mengetahui perbedaan ini, umat Islam diharapkan lebih tepat dalam penggunaan istilah, terutama ketika mendoakan seseorang yang telah berpulang.