Ilustrasi berprasangka buruk pada orang lain (Foto: AI)
Terasmuslim.com - Dalam pandangan Islam, setiap manusia diciptakan dengan derajat yang sama dan kemuliaan yang murni di hadapan Sang Pencipta.
Media Islami menegaskan bahwa tindakan meremehkan sesama merupakan bentuk penyakit hati yang sangat merusak tatanan persaudaraan.
Alasan mendasar larangan ini adalah karena kita tidak pernah tahu siapa yang paling bertakwa dan mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta`ala.
Allah Ta`ala melarang keras perilaku merendahkan ini secara tegas dalam Al-Qur`an Surah Al-Hujurat ayat 11.
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain karena boleh jadi mereka yang diperolok-olok lebih baik dari mereka..." (QS. Al-Hujurat: 11).
Ayat tersebut menjadi tamparan keras bagi siapa saja yang merasa dirinya lebih suci atau lebih hebat daripada orang lain.
Selain itu, meremehkan orang lain adalah indikator utama dari sifat sombong, sebuah dosa yang paling dibenci oleh Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam.
Dalam sebuah hadis sahih, beliau mendefinisikan kesombongan dengan sangat jelas agar umatnya dapat waspada.
"Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia." (HR. Muslim).
Rasulullah juga mengingatkan bahwa dosa meremehkan saudara seiman sudah cukup untuk menghantarkan seseorang pada keburukan yang nyata.
"Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia meremehkan saudaranya sesama muslim." (HR. Muslim).
Islam mengajarkan bahwa satu-satunya tolok ukur kemuliaan seorang hamba di hadapan Allah hanyalah kadar ketakwaannya, bukan rupa ataupun harta.
Konsep keadilan universal ini diabadikan dengan sangat indah dalam Al-Qur`an Surah Al-Hujurat ayat 13.
"Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu." (QS. Al-Hujurat: 13).
Ketika kita meremehkan orang lain, kita secara tidak sadar sedang meragukan kebijaksanaan Allah yang telah membagikan rezeki dan potensi.
Oleh karena itu, marilah kita bersihkan hati dari ego merasa lebih baik agar terhindar dari ancaman siksa api neraka.