Ilustrasi foto menyesali dosa
Terasmuslim.com - Menangis karena takut kepada Allah SWT merupakan salah satu tanda kesucian jiwa dan tingginya derajat keimanan seorang hamba.
Di tengah gemerlap dunia yang melalaikan, tetesan air mata penyesalan adalah penyejuk hati yang gersang akan ridha Ilahi.
Amalan batin ini memiliki kedudukan yang sangat mulia hingga mampu menjadi benteng pelindung dari dahsyatnya siksa api neraka.
Rasulullah SAW menegaskan hal tersebut melalui sabda beliau: "Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allah sampai air susu kembali ke putingnya." (HR. Tirmidzi).
Tetesan air mata yang mengalir karena keagungan-Nya juga akan menjadi saksi yang menyelamatkan manusia di hari kiamat kelak.
Saat matahari didekatkan dan tidak ada tempat bernaung, golongan manusia yang mudah menangis karena Allah akan mendapat keistimewaan.
Dalam hadis tentang tujuh golongan yang dinaungi Allah, disebutkan salah satunya: "Seorang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian lalu meleleh air matanya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain itu, air mata yang tumpah akibat rasa khasiyah (takut yang disertai pengagungan) sangat dicintai oleh Sang Pencipta.
Tidak ada kekayaan duniawi yang mampu menandingi kemuliaan dua tetesan berharga yang disebutkan oleh kekasih Allah.
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai oleh Allah daripada dua tetesan dan dua bekas, (salah satunya) tetesan air mata karena takut kepada Allah." (HR. Tirmidzi).
Al-Qur`an juga memuji para nabi dan orang-orang saleh terdahulu yang selalu tersungkur menangis saat mendengarkan ayat-ayat-Nya.
Sikap tunduk dan respons emosional yang suci ini menunjukkan bahwa hati mereka hidup dan peka terhadap peringatan langit.
Allah SWT berfirman: "Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis." (QS. Maryam: 58).
Keutamaan ini sekaligus menjadi obat penawar bagi kerasnya hati yang sering kali mengabaikan perintah dan larangan agama.
Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya melatih diri untuk berkhalwat dan merenungkan dosa-dosa demi menggapai rahmat-Nya.
Semoga air mata yang mengalir di dunia ini menjadi pengalir kebahagiaan dan keselamatan abadi di akhirat kelak.