• KEISLAMAN

Waspada, Ini 5 Kesalahan Saat Berdoa yang Jarang Disadari Umat Muslim

Yahya Sukamdani | Selasa, 19/05/2026
Waspada, Ini 5 Kesalahan Saat Berdoa yang Jarang Disadari Umat Muslim Ilustrasi foto berdoa setelah shalat

Terasmuslim.com - Berdoa merupakan salah satu ibadah paling agung sekaligus bentuk penghambaan mutlak seorang manusia kepada Sang Pencipta.

Namun, acapkali kita melakukan kesalahan yang tidak disadari sehingga dapat menjadi penghalang terkabulnya doa-doa tersebut.

Salah satu kekeliruan utama yang sering terjadi adalah sikap tergesa-gesa dan tidak sabar dalam menanti ketetapan Allah SWT.

Rasulullah SAW mengingatkan dalam sebuah hadis: "Akan dikabulkan doa seseorang di antara kalian selama ia tidak tergesa-gesa." (HR. Bukhari dan Muslim).

Kesalahan berikutnya adalah berdoa dengan hati yang lalai, tidak fokus, serta tidak meyakini bahwa Allah pasti akan mengabulkannya.

Nabi Muhammad SAW secara tegas melarang hal ini karena Allah tidak menerima doa dari jiwa yang tidak hadir.

Sebagaimana sabda beliau: "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai lagi lengah." (HR. Tirmidzi).

Selain itu, banyak dari kita yang sering kali meminta sesuatu yang mengandung dosa atau berniat memutuskan tali silaturahmi antar sesama.

Padahal, kesucian niat dan kebaikan dari objek yang diminta menjadi syarat mutlak agar sebuah doa dapat menembus langit.

Rasulullah SAW bersabda bahwa doa seorang hamba akan selalu dikabulkan selama tidak memohon kemaksiatan atau pemutusan kekerabatan.

Selanjutnya, kesalahan yang juga kerap luput dari perhatian adalah tidak memperhatikan kehalalan makanan dan pakaian yang melekat pada tubuh.

Bagaimana mungkin sebuah doa akan diijabah oleh Allah jika fisik kita diberi makan dari harta yang haram?

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah menceritakan seorang lelaki yang menengadahkan tangan ke langit namun makanannya haram, pakaiannya haram, sehingga beliau bersabda: "Maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan?"

Terakhir, kesalahan yang sering tidak disadari adalah melupakan puji-pujian kepada Allah dan selawat kepada Nabi di awal doa.

Adab yang benar adalah mengagungkan asma Allah terlebih dahulu agar pintu-pintu rahmat dan berkah terbuka lebar bagi kita.

Allah SWT juga telah berfirman: "Hanya milik Allah asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu." (QS. Al-A`raf: 180).