• KEISLAMAN

Berapa Jumlah Nabi dan Rasul?

Yahya Sukamdani | Kamis, 26/02/2026
Berapa Jumlah Nabi dan Rasul? Al Quran menjadi pegangan Nabi Muhammad menjadi Rasul umat Islam (Cordoba)

Terasmuslim.com - Iman kepada nabi dan rasul merupakan bagian dari rukun iman yang wajib diyakini setiap Muslim. Allah SWT memerintahkan agar kita beriman kepada seluruh rasul-Nya tanpa membeda-bedakan. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 285, Allah berfirman bahwa orang-orang beriman berkata, “Kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Ayat ini menegaskan bahwa keimanan kepada para nabi dan rasul adalah fondasi akidah yang tidak boleh diabaikan.

Lalu berapa jumlah nabi dan rasul seluruhnya? Dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW Nabi Muhammad menjelaskan bahwa jumlah nabi adalah 124.000, sedangkan rasul berjumlah 315 orang. Namun, para ulama menjelaskan bahwa hadits ini terdapat perbedaan pendapat mengenai derajat kesahihannya. Meski demikian, angka tersebut masyhur di kalangan ahli ilmu sebagai gambaran banyaknya utusan Allah yang diutus ke berbagai umat sepanjang sejarah manusia.

Adapun yang wajib diimani secara rinci (tafsili) oleh setiap Muslim berjumlah 25 nabi dan rasul. Nama-nama mereka disebutkan dalam Al-Qur’an, di antaranya adalah Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, hingga Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi (khatamun nabiyyin). Tentang penutup kenabian ini, Allah menegaskan dalam Surah Al-Ahzab ayat 40 bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasulullah dan penutup para nabi.

Selain 25 nama tersebut, kita juga wajib mengimani secara global (ijmali) bahwa masih banyak nabi dan rasul lain yang tidak disebutkan namanya dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Ghafir ayat 78: “Dan sungguh, Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum engkau; di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan ada pula yang tidak Kami ceritakan kepadamu.” Ayat ini menunjukkan bahwa jumlah utusan Allah jauh lebih banyak dari yang kita ketahui secara rinci.

Perbedaan antara nabi dan rasul juga dijelaskan oleh para ulama. Rasul adalah nabi yang menerima wahyu sekaligus diperintahkan menyampaikannya kepada umat yang menentang, sedangkan nabi menerima wahyu namun tidak selalu membawa syariat baru. Meski berbeda dalam tugas, keduanya sama-sama manusia pilihan yang membawa risalah tauhid agar manusia hanya menyembah Allah semata.

Maka, kewajiban kita adalah mengimani seluruh nabi dan rasul tanpa menolak satu pun dari mereka. Mengingkari satu rasul berarti gugur keimanan kepada semuanya, karena risalah mereka bersumber dari Allah yang satu. Dengan memahami jumlah nabi dan rasul serta kewajiban mengimaninya, seorang Muslim akan semakin kokoh akidahnya dan semakin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan dari risalah tauhid sejak nabi pertama hingga nabi terakhir.