Ilustrasi istana
Terasmuslim.com - Kisah kehidupan para nabi senantiasa menyimpan teladan agung yang relevan bagi seluruh generasi umat Islam.
Salah satu episode paling menguji dalam perjalanan Nabi Yusuf AS adalah ketika beliau berada di istana penguasa Mesir.
Tumbuh sebagai pemuda yang memiliki paras rupawan, Nabi Yusuf AS diuji dengan godaan besar dari istri Al-Aziz.
Sang istri pejabat tinggi tersebut terpesona oleh ketampanan Nabi Yusuf AS dan berusaha merayunya untuk berbuat nista.
Dengan kekuasaan dan pengaruh yang dimilikinya, wanita tersebut menutup rapat pintu-pintu istana seraya mengajak kepada kemaksiatan.
Namun, iman yang kokoh di dalam dada Nabi Yusuf AS membuatnya menolak ajakan tersebut secara tegas tanpa ragu.
Beliau lebih memilih untuk menjaga kesucian diri dan takut kepada Allah SWT daripada menuruti hawa nafsu sesaat.
Al-Qur`an mengabadikan sikap mulia beliau dalam Surah Yusuf ayat 23: "Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepada dirinya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: `Marilah mendekat kepadaku.` Yusuf berkata: `Aku berlindung kepada Allah, sesungguhnya tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.` Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung."
Godaan demi godaan terus berdatangan hingga puncak kejadian ketika baju bagian belakang Nabi Yusuf robek karena tarik-menarik di pintu keluar.
Allah SWT kemudian menyelamatkan beliau dari tipu daya tersebut dengan menghadirkan bukti kebenaran di hadapan suami wanita itu.
Keteguhan menjaga kehormatan diri dari perbuatan zina merupakan salah satu amalan mulia yang mendapatkan naungan khusus dari Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Imam Al-Bukhari dan Muslim mengenai golongan yang dinaungi di hari kiamat, di antaranya adalah: "Seorang pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah... dan seorang laki-laki yang diajak berzina oleh wanita bangsawan yang cantik lalu dia berkata, `Sesungguhnya aku takut kepada Allah`."
Kisah ini memberikan edukasi yang sangat mendalam bagi setiap Muslim untuk senantiasa membentengi diri dengan ketakwaan di tengah godaan zaman.
Semoga keteladanan Nabi Yusuf AS dalam menjaga kehormatan dapat menginspirasi kita untuk selalu istiqomah di jalan Allah SWT.
Mari jadikan kisah penuh hikmah ini sebagai pengingat untuk senantiasa memohon perlindungan dari perbuatan keji dan munkar.