Ilustrasi - ini keutamaan membaca qunut witir (Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan)
Jakarta, Terasmuslim.com - Doa qunut witir merupakan salah satu bacaan yang diamalkan umat Islam dalam salat witir.
Doa ini berisi permohonan petunjuk, keselamatan, keberkahan, serta perlindungan kepada Allah SWT.
Dalam praktiknya, qunut witir memiliki perbedaan waktu pelaksanaan di kalangan ulama.
Sebagian mengamalkannya sepanjang tahun, sedangkan sebagian lainnya lebih menekankan pembacaannya pada separuh akhir Ramadan.
Perbedaan tersebut berkaitan dengan pandangan fikih yang berkembang di kalangan ulama.
Salah satu doa yang dikenal dalam qunut adalah doa yang diriwayatkan dari Hasan bin Ali RA. Rasulullah SAW mengajarkan doa tersebut untuk dibaca dalam salat witir.
اَللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ.
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Lindungilah aku bersama orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berkahilah aku pada apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Lindungilah aku dari keburukan yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Sungguh, tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Mahaberkah Engkau, wahai Tuhan kami, dan Mahatinggi Engkau.”
Doa tersebut diriwayatkan dalam hadis Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan sejumlah kitab hadis lainnya, dengan redaksi yang sedikit berbeda pada beberapa riwayat.
Salah satu kandungan utama doa qunut witir adalah permohonan agar Allah SWT memberikan petunjuk. Petunjuk tersebut penting agar seorang Muslim mampu membedakan perkara yang benar dan salah serta menjalani kehidupan sesuai ajaran agama.
Doa ini juga memuat permohonan kesehatan, perlindungan, dan keberkahan atas segala sesuatu yang diberikan Allah SWT. Dengan membacanya, seorang Muslim diingatkan bahwa kehidupan, kesehatan, dan berbagai nikmat merupakan karunia yang patut disyukuri.
Selain itu, bagian doa yang memohon perlindungan dari keburukan mengajarkan manusia untuk menyadari keterbatasan dirinya.
Seorang Muslim tidak hanya mengandalkan kemampuan pribadi, tetapi juga memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi berbagai keadaan.
Salat witir merupakan salat sunah yang dikerjakan sebagai penutup salat malam. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam menjadikan witir sebagai bagian dari ibadah malam.
Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi, Hasan bin Ali RA menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarinya kalimat-kalimat untuk dibaca dalam qunut witir.
Riwayat ini menjadi salah satu landasan bagi umat Islam yang mengamalkan doa qunut dalam salat tersebut.
Meski demikian, hukum dan waktu membaca qunut witir memiliki perbedaan pendapat di kalangan ulama.
Karena itu, umat Islam dapat mengikuti tuntunan mazhab atau bimbingan ulama yang dipercaya tanpa menjadikan perbedaan tersebut sebagai alasan untuk saling menyalahkan.
Keutamaan membaca doa qunut witir tidak hanya terletak pada pelafalannya, tetapi juga pada pemahaman terhadap maknanya.
Permohonan petunjuk, kesehatan, keberkahan, dan perlindungan dapat menjadi pengingat agar seorang Muslim senantiasa memperbaiki diri dan menggunakan nikmat Allah untuk melakukan kebaikan.
Doa tersebut dapat dibaca sesuai tuntunan yang diikuti dalam pelaksanaan salat witir. Bagi yang belum hafal, mempelajari bacaan secara bertahap beserta artinya dapat membantu meningkatkan pemahaman ketika beribadah.