Ilustrasi foto kesabaran Nabi Yaqub
Terasmuslim.com - Kisah para nabi dalam Al-Qur`an senantiasa menyimpan hikmah mendalam bagi kehidupan setiap Muslim.
Nabi Yaqub AS merupakan salah satu utusan Allah SWT yang menguji keteguhan hati seorang ayah melalui lika-liku ujian keluarga.
Dalam Al-Qur`an, keberadaan Nabi Yaqub AS ditegaskan sebagai sosok pilihan yang memiliki kekuatan iman serta penglihatan hati yang tajam.
Allah SWT berfirman: "Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya`qub yang mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi." (QS. Sad: 45).
Ujian terberat Nabi Yaqub AS bermula ketika putra kesayangannya, Nabi Yusuf AS, dipisahkan oleh konspirasi saudara-saudaranya sendiri.
Meskipun kesedihan mendalam menghinggapi dadanya hingga kedua matanya memutih karena menangis, beliau memilih untuk bersabar tanpa mengeluh kepada manusia.
Al-Qur`an mengabadikan sikap keteladanan beliau dalam ungkapan Sabrun Jamil atau kesabaran yang indah.
Prinsip tersebut terekam jelas dalam QS. Yusuf ayat 18: "Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku), dan Allah tempat memohon pertolongan terhadap apa yang kamu ceritakan."
Kesabaran Nabi Yaqub AS tidak pernah memadamkan harapan dan ketawakalannya kepada takdir Allah SWT.
Saat menghadapi puncak kesedihan, beliau menegaskan bahwa pengaduan serta keluh kesahnya hanya ditujukan secara khusus kepada sang Pencipta.
Pengaduan tauhid ini tercantum pada QS. Yusuf ayat 86: "Dia (Ya`qub) menjawab: `Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku`."
Rasulullah SAW juga memuji kemuliaan nasab Nabi Yaqub AS dalam sebuah hadis riwayat Al-Bukhari: "Orang mulia anak orang mulia, anak orang mulia, dan anak orang mulia adalah Yusuf bin Ya`qub bin Ishaq bin Ibrahim." (HR. Bukhari).
Ketabahan Nabi Yaqub AS akhirnya membuahkan hasil manis ketika Allah SWT mempertemukannya kembali dengan Nabi Yusuf AS dalam keadaan penuh kemuliaan.
Kisah ini memberikan edukasi penting bagi para orang tua modern untuk selalu mengedepankan kesabaran, doa, dan prasangka baik kepada Allah SWT saat mendidik anak.
Semoga hikmah kesabaran Nabi Yaqub AS dapat menjadi inspirasi bagi setiap keluarga Muslim dalam mengarungi berbagai cobaan hidup.