Ilustrasi foto berdoa ketika umrah atau haji
Terasmuslim.com - Berada di Tanah Suci merupakan kesempatan emas bagi setiap jemaah untuk memanjatkan bermacam-macam doa.
Namun, tidak sedikit jemaah yang memanfaatkan momen istimewa ini hanya untuk memohon kenikmatan duniawi semata.
Secara syariat, meminta kebaikan urusan dunia saat beribadah haji maupun umrah pada dasarnya diperbolehkan.
Akan tetapi, memfokuskan seluruh doa hanya untuk urusan dunia tanpa memikirkan akhirat merupakan tindakan yang kurang terpuji.
Allah SWT telah menyindir perilaku sebagian manusia yang hanya meminta harta dan kedudukan duniawi saat berhaji.
Hal tersebut ditegaskan secara eksplisit oleh Allah SWT dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 200.
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa orang yang hanya meminta dunia tidak akan mendapatkan bagian keberkahan di akhirat.
Islam mengajarkan agar umatnya senantiasa menyeimbangkan permintaan antara kebaikan duniawi dan keselamatan ukhrawi.
Rasulullah SAW memberikan teladan terbaik dengan mengajarkan doa keselamatan dunia sekaligus akhirat yang sangat populer.
Pelajaran ini termaktub indah dalam Surah Al-Baqarah ayat 201 yang dikenal sebagai doa sapu jagat.
Hadis riwayat Muslim juga menegaskan pentingnya memohon kebaikan agama terlebih dahulu sebelum memohon kelapangan rezeki dunia.
Tempat-tempat mustajab di Makkah dan Madinah sejatinya menjadi sarana terbaik untuk memohon ampunan serta keberkahan hidup.
Meminta harta atau jodoh tidak dilarang, asalkan diniatkan sebagai penunjang ketakwaan kepada Allah SWT.
Alangkah bijaknya jika jemaah mengutamakan kesucian jiwa dan keridhaan Ilahi di atas seluruh hajat keduniaan.
Semoga Allah SWT mengabulkan setiap permohonan kita dan menganugerahkan kebaikan menyeluruh di dunia maupun akhirat.