• KEISLAMAN

Enam Hal Utama Pemicu Awal Kehancuran Seorang Pria

Yahya Sukamdani | Selasa, 15/09/2026
Enam Hal Utama Pemicu Awal Kehancuran Seorang Pria Ilustrasi foto laki-laki menundukan pandangan dari wanita

Terasmuslim.com - Kehancuran kehidupan seorang laki-laki pada umumnya tidak terjadi secara mendadak atau dalam jangka waktu singkat.

Kerusakan tersebut biasanya bermula dari kebiasaan buruk yang terus dipelihara hingga mengikis iman, kehormatan, dan harta.

Perkara pertama yang kerap menjadi jurang kehancuran adalah kebiasaan berjudi yang menjanjikan kekayaan semu namun berujung kemiskinan.

Perkara kedua adalah minuman keras yang merusak akal sehat serta menjadi induk dari berbagai tindakan kriminal lainnya.

Perkara ketiga adalah perbuatan zina yang tidak hanya merusak kehormatan diri tetapi juga menghancurkan tatanan nasab dan keluarga.

Perkara keempat adalah sifat malas bekerja yang membuat seorang pria gagal menjalankan tanggung jawabnya sebagai pemimpin keluarga.

Perkara kelima adalah sikap tidak amanah dalam mengemban tugas atau kepercayaan yang diberikan oleh sesama manusia.

Perkara keenam adalah sikap meremehkan kewajiban serta berbuat durhaka kepada kedua orang tua yang telah membesarkannya.

Allah SWT secara tegas memperingatkan setiap hamba untuk membentengi diri dan keluarga dalam Surah At-Tahrim ayat 6.

Dalam ayat tersebut, Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman untuk menjaga diri dan keluarganya dari siksa api neraka.

Kedudukan laki-laki sebagai pemimpin ditegaskan pula oleh Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang kepemimpinan.

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”

Oleh karena itu, menjaga diri dari kebiasaan maksiat adalah langkah mutlak untuk mempertahankan kehormatan sebagai seorang pria Muslim.

Perubahan harus segera dilakukan dengan cara bertobat dan mengganti kebiasaan buruk dengan amal-amal saleh.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing para pria Muslim agar mampu menjaga amanah dan terhindar dari kebinasaan.