• KISAH

Kisah Kelahiran Dan Masa Kecil Nabi Muhammad SAW

Yahya Sukamdani | Minggu, 13/09/2026
Kisah Kelahiran Dan Masa Kecil Nabi Muhammad SAW Ilustrasi lafadz Nabi Muhammad SAW

Terasmuslim.com - Nabi Muhammad SAW lahir ke dunia pada Tahun Gajah yang diwarnai oleh peristiwa kehancuran pasukan Abrahah.Peristiwa penyerangan Ka`bah oleh pasukan bergajah tersebut diabadikan Allah SWT dalam Surah Al-Fil ayat 1-2: “Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka`bah) itu sia-sia?”Kehadiran beliau di mukmin bumi menjadi rahmat besar yang melapangkan kedukaan bagi ibundanya, Aminah, serta seluruh alam.Sesuai tradisi masyarakat Quraisy, bayi Muhammad SAW kemudian disusukan kepada Halimah as-Sa`diyyah dari Bani Sa`ad.Keberkahan melimpah mengiringi kehidupan Halimah dan keluarganya selama mengasuh serta merawat beliau di perkampungan Bani Sa`ad.Pada masa pengasuhan ini pula terjadi peristiwa pembelahan dada Nabi Muhammad SAW oleh Malaikat Jibril untuk membersihkan hatinya.Rasulullah SAW mengisahkan masa kecilnya dalam hadis riwayat Ahmad: “Aku adalah doa ayahku Ibrahim, berita gembira saudaraku Isa, dan ibuku melihat ketika melahirkanku keluar cahaya yang menyinari istana-istana Syam.”Setelah selesai masa penyusuan dan pengasuhan, Nabi Muhammad SAW kembali ke pelukan ibunda tercinta di Makkah.Ujian hidup beliau berlanjut ketika sang ibu, Aminah, wafat di Al-Abwa saat perjalanan pulang dari Yatsrib ketika beliau berusia enam tahun.Peristiwa memilukan tersebut menjadikan Nabi Muhammad SAW seorang anak yatim piatu di usianya yang masih sangat muda.Tampuk pengasuhan beliau kemudian beralih kepada kakeknya, Abdul Muthallib, yang sangat mencintai dan memuliakannya.Kasih sayang sang kakek menjadi penawar duka, namun kebersamaan tersebut hanya berlangsung selama dua tahun.Abdul Muthallib wafat saat Nabi Muhammad SAW menginjak usia delapan tahun, lalu pengasuhan dilanjutkan oleh pamannya, Abu Thalib.Allah SWT mengingatkan perlindungan-Nya atas masa kecil beliau dalam Surah Ad-Duha ayat 6: “Bukankah Dia mendapati engkau sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?”Rangkaian ujian pada masa kecil ini menempa jiwa Rasulullah SAW menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan penuh empati.