• KEISLAMAN

Meninggalkan Sholat Tanpa Udzur Berarti Meremehkan Perintah Allah

Yahya Sukamdani | Sabtu, 12/09/2026
Meninggalkan Sholat Tanpa Udzur Berarti Meremehkan Perintah Allah Ilustrasi rapat shaf shalat

Terasmuslim.com - Sholat merupakan tiang agama sekaligus kewajiban utama yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim dalam kondisi apa pun.

Seseorang yang sengaja meninggalkan sholat tanpa alasan syar`i pada hakikatnya sedang meremehkan syariat dan perintah Sang Pencipta.

Kesibukan duniawi maupun rasa malas kerap menjadi alasan utama seseorang berani melalaikan ibadah paling agung ini.

Padahal, Allah SWT telah menetapkan waktu-waktu sholat sebagai bentuk kedisiplinan dan penghambaan diri secara mutlak.

Allah SWT memberikan ancaman keras bagi orang-orang yang melalaikan ibadah sholat dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Allah SWT berfirman: "Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya." (QS. Al-Ma`un: 4-5).

Meremehkan perintah sholat juga menjadi pembatas yang sangat tipis antara keimanan dan kekufuran dalam diri seorang hamba.

Rasulullah SAW dengan tegas memperingatkan kedudukan sholat sebagai pembeda utama antara muslim dan keburukan ikatan kekafiran.

Rasulullah SAW bersabda: "Perjanjian antara kita dan mereka adalah sholat, maka barangsiapa yang meninggalkannya berarti ia telah kafir." (HR. Tirmidzi No. 2621).

Udzur yang diterima dalam Islam untuk mengqadha sholat hanyalah karena tertidur atau lupa yang tidak disengaja.

Apabila seseorang meninggalkan sholat karena sengaja dan sibuk dengan urusan dunia, maka ia telah melakukan dosa besar.

Ancaman di alam kubur dan akhirat kelak sangatlah pedih bagi mereka yang meremehkan panggilan adzan dan panggilan Allah SWT.

Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa menjaga kedisiplinan sholat tepat pada waktunya di tengah kesibukan harian.

Menjaga sholat dengan khusyuk merupakan bukti nyata keimanan serta rasa takut kita akan azab Allah SWT.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita hidayah dan keteguhan hati untuk selalu mendirikan sholat hingga akhir hayat.