Ilustrasi kisah pemilik kebun
Terasmuslim.com - Al-Qur`an merekam kisah memilukan tentang Ashabul Jannah atau para pemilik kebun yang diazab akibat sifat kikir mereka terhadap fakir miskin.
Kisah ini menceritakan anak-anak dari seorang ayah dermawan yang selalu menyisihkan sebagian hasil panen kebunnya untuk kaum dhuafa.
Setelah sang ayah meninggal dunia, anak-anaknya sepakat untuk mengubah tradisi mulia tersebut demi menguasai seluruh hasil panen secara utuh.
Mereka berniat memetik seluruh buah-buahan di kebun pada pagi hari secara sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui oleh orang-orang miskin.
Niat buruk dan keangkuhan mereka diabadikan secara rinci oleh Allah SWT dalam Surah Al-Qalam ayat 17 hingga 18.
Allah SWT berfirman: “Sungguh, Kami telah menguji mereka (pemilik kebun) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil)nya di pagi hari, dan mereka tidak mengecualikan (dengan mengucapkan ‘Insya Allah’).” (QS. Al-Qalam [68]: 17–18).
Karena niat kikir dan ketiadaan rasa empati tersebut, Allah SWT menurunkan azab berupa angin panas yang menghanguskan seluruh kebun mereka di malam hari.
Kebun yang sebelumnya subur dan sarat akan buah-buahan berubah menjadi hitam pekat seperti malam yang gelap gulita tanpa tersisa.
Tanpa menyadari bencana yang telah terjadi, mereka saling memanggil di pagi hari dengan penuh semangat untuk segera berangkat memanen.
Mereka berjalan berbisik-bisik agar keberadaan mereka tidak tercium oleh seorang pun fakir miskin di sekitar wilayah tersebut.
Namun, betapa terkejutnya mereka ketika sampai di lokasi dan mendapati kebun impian mereka telah hancur menjadi abu yang rata dengan tanah.
Awalnya mereka mengira telah tersesat jalan, hingga akhirnya menyadari bahwa kebun mereka benar-benar telah dimusnahkan oleh Allah SWT.
Saudara yang paling bijak di antara mereka lantas mengingatkan kembali agar mereka bertobat dan bertasbih memohon ampunan kepada Allah SWT.
Mereka pun saling menyalahkan satu sama lain atas ketakutan dan keserakahan yang telah memalingkan mereka dari jalan kedermawanan sang ayah.
Kisah Ashabul Jannah menjadi peringatan keras bagi umat Islam bahwa sifat kikir dan enggan bersedekah hanya akan mengundang bencana serta menghilangkan keberkahan harta.