• KISAH

Kisah Qarun, Orang Kaya Terperdaya Harta Meninggalkan Kekufuran

Yahya Sukamdani | Minggu, 18/10/2026
Kisah Qarun, Orang Kaya Terperdaya Harta Meninggalkan Kekufuran Ilustrasi harta berlimpah (foto: dream)

Terasmuslim.com - Qarun adalah seorang kaya raya dari kaum Nabi Musa A.S. yang dikaruniai kemewahan harta berlimpah namun berakhir tragis akibat kesombongannya.

Kekayaan Qarun begitu melimpah hingga kunci-kunci gudang perhiasannya harus dipikul oleh sekelompok orang kuat.

Nasihat kaumnya agar tidak membanggakan diri dan tetap berbuat baik tidak dihiraukan sedikit pun oleh Qarun.

Qarun justru menyombongkan diri dan mengklaim bahwa seluruh kekayaan tersebut diperoleh semata-mata karena ilmu dan kepintarannya sendiri.

Sikap takabur Qarun ini diabadikan dalam Surah Al-Qasas ayat 78: “Qarun berkata: Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku.”

Kesombongan tersebut melanggar peringatan Allah SWT dalam Surah Al-Qasas ayat 77 agar manusia mencari kebahagiaan akhirat tanpa melupakan bahagiannya di dunia serta tidak berbuat kerusakan.

Dengan penuh keangkuhan, Qarun memamerkan kemewahannya di hadapan kaumnya hingga membuat sebagian orang yang tergiur dunia merasa iri.

Allah SWT murka atas kesombongan dan kekufuran Qarun yang memalingkannya dari kebenaran dakwah Nabi Musa A.S.

Sebagai hukuman atas kesombongannya, Allah SWT membenamkan Qarun beserta seluruh rumah dan harta kekayaannya ke dalam perut bumi.

Peristiwa mengerikan tersebut ditegaskan dalam Surah Al-Qasas ayat 81: “Maka Kami benamkan dia (Qarun) bersama rumahnya ke dalam bumi, maka tidak ada baginya satu golongan pun yang menolongnya selain Allah.”

Orang-orang yang tadinya mengagumi harta Qarun akhirnya tersadar bahwa kekayaan tanpa iman hanya membawa kebinasaan.

Ancaman kesombongan akibat harta juga ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Shahih Muslim (No. 91): “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sebesar dzarrah dari kesombongan.”

Kisah Qarun memberikan pelajaran mendalam bahwa harta benda hanyalah titipan dan ujian dari Allah SWT yang harus diinfakkan di jalan kemaslahatan.

Peringatan ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah At-Taghabun ayat 15 yang menegaskan bahwa harta dan anak-anak hanyalah ujian bagi manusia.

Tragedi kebinasaan Qarun menjadi ikhtibar abadi bagi umat Islam agar selalu bersyukur dan menjauhi sifat sombong atas kelebihan duniawi.