• KEISLAMAN

Bacaan Doa agar Allah Menurunkan Hujan

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Minggu, 18/10/2026
Bacaan Doa agar Allah Menurunkan Hujan Ilustrasi - bacaan doa agar Allah menurunkan hujan lengkap dengan artinya (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Hujan merupakan salah satu bentuk rahmat Allah SWT yang memiliki peran penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Ketika hujan tak kunjung turun dan kekeringan mulai mengancam, umat Islam dianjurkan untuk berdoa memohon turunnya hujan sekaligus memperbanyak istigfar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, terdapat doa yang dicontohkan Rasulullah SAW ketika memohon agar Allah menurunkan hujan.

Doa ini dikenal dengan sebutan istisqa, yaitu permohonan kepada Allah agar memberikan hujan ketika manusia membutuhkannya.

Salah satu doa yang diriwayatkan dalam hadis sahih adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

Allāhumma aghitsnā, Allāhumma aghitsnā, Allāhumma aghitsnā.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.”

Doa tersebut diriwayatkan dalam hadis sahih Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW membacanya ketika memohon hujan kepada Allah SWT. Bacaan ini dapat diamalkan ketika masyarakat membutuhkan hujan, terutama saat terjadi kekeringan.

Selain itu, terdapat doa lain yang diriwayatkan dalam hadis sahih Bukhari ketika Rasulullah SAW memohon hujan agar turun di sekitar wilayah Madinah. Doa tersebut berbunyi:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا

Allāhumma ḥawālainā wa lā ‘alainā.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan yang membahayakan kami.”

Doa ini menunjukkan bahwa hujan diharapkan membawa manfaat dan tidak menimbulkan kerusakan. Hujan memang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air, menyuburkan tanah, dan mendukung pertanian.

Namun, umat Islam juga diajarkan untuk memohon agar hujan turun dengan cara yang memberikan kebaikan bagi kehidupan.

Anjuran memohon hujan juga berkaitan dengan firman Allah SWT dalam Surah Nuh ayat 10–11:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا ۙ يُّرْسِلِ السَّمَاۤءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًا

Artinya: “Maka aku berkata (kepada mereka), `Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu.`” (QS. Nuh: 10–11)

Ayat tersebut memuat ajakan Nabi Nuh AS kepada kaumnya untuk memohon ampun kepada Allah SWT. Istigfar menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam, termasuk ketika menghadapi kesulitan dan berharap memperoleh rahmat Allah.

Ketika hujan tidak turun dalam waktu lama, umat Islam juga dapat mengikuti tuntunan salat istisqa, yakni salat sunah untuk memohon hujan. Pelaksanaannya dilakukan sesuai tuntunan syariat dan dapat diselenggarakan secara berjemaah.