• KEISLAMAN

Makna Rezeki dalam Islam, Lebih dari Sekadar Harta

Yahya Sukamdani | Jum'at, 24/07/2026
Makna Rezeki dalam Islam, Lebih dari Sekadar Harta Ilustrasi khawatir rezeki haram

Terasmuslim.com - Rezeki sering kali disempitkan maknanya hanya sebatas uang, harta benda, dan kemewahan duniawi.

Padahal, dalam pandangan Islam, konsep rezeki sangat luas dan mencakup seluruh nikmat yang membawa kebaikan bagi kehidupan manusia.

Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur`an bahwa Dialah sebaik-baik pemberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Jumu`ah ayat 11: "Wallāhu khairur-rāziqīn" yang artinya, "Dan Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki."

Kesehatan fisik dan ketenangan jiwa yang kita rasakan setiap hari merupakan bentuk rezeki agung yang sering kali dilupakan.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa nikmat sehat dan waktu luang adalah dua hal yang kerap memperdaya manusia.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam Hadist Riwayat Bukhari: "Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya, yaitu kesehatan dan waktu luang."

Memiliki keluarga yang harmonis serta pasangan dan anak-anak yang shaleh juga merupakan wujud rezeki tak ternilai.

Allah SWT mengajarkan doa dalam Surah Al-Furqan ayat 74 agar kita dianugerahi pasangan dan keturunan sebagai penyenang hati.

Selain itu, ilmu yang bermanfaat dan pemahaman agama yang lurus adalah rezeki yang membawa keselamatan di dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa kebaikan seseorang ditandai dengan pemahaman yang mendalam terhadap agamanya.

Sebagaimana hadis shahih Riwayat Bukhari dan Muslim: "Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan pemahamkan dia dalam agama."

Bahkan, memiliki sahabat yang saleh dan lingkungan yang saling mengingatkan dalam kebaikan adalah bagian dari rezeki Allah.

Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa bersyukur agar nikmat dan rezeki yang diberikan Allah terus ditambah serta diberkahi.