Ilustrasi - ini bacaan dzikir yang bisa untuk dibaca setelah melaksanakan sholat tahajud (Foto: Istockphoto)
Jakarta, Terasmuslim.com - Sholat Tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur.
Setelah menyelesaikan sholat Tahajud, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa untuk memohon ampunan serta menyampaikan berbagai permohonan kepada Allah SWT.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW setelah melaksanakan sholat malam diriwayatkan dalam hadis Bukhari dan Muslim.
Doa tersebut berisi pujian kepada Allah SWT, pengakuan terhadap kebenaran-Nya, serta permohonan ampunan.
Berikut bacaan doa setelah sholat Tahajud:
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ.
Artinya:
“Ya Allah, Tuhan kami, bagi-Mu segala puji. Engkau penegak langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji. Engkau penguasa langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji. Engkau cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Bagi-Mu segala puji. Engkau adalah Yang Mahabenar. Janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga benar, neraka benar, para nabi benar, Muhammad SAW benar, dan hari Kiamat benar.
Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, dengan pertolongan-Mu aku menghadapi lawan, dan kepada-Mu aku berhukum. Maka ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, serta dosa yang lebih Engkau ketahui daripada diriku sendiri. Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Engkaulah Yang Maha Mengakhirkan. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Selain doa tersebut, seseorang dapat memperbanyak dzikir seperti istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Bacaan yang sederhana antara lain:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Astaghfirullah.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”
Kemudian dapat dilanjutkan dengan:
سُبْحَانَ اللَّهِ
Subhanallah — “Mahasuci Allah.”
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Alhamdulillah — “Segala puji bagi Allah.”
اللَّهُ أَكْبَرُ
Allahu Akbar — “Allah Mahabesar.”
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
La ilaha illallah — “Tidak ada Tuhan selain Allah.”
Bacaan-bacaan tersebut merupakan bentuk dzikir kepada Allah yang dapat diamalkan setelah sholat. Tidak harus menggunakan satu rangkaian tertentu selama tidak dianggap sebagai kewajiban yang ditetapkan secara khusus.
Sholat Tahajud dapat dilakukan setelah tidur pada malam hari. Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan adanya waktu pada sepertiga malam terakhir ketika seorang hamba berdoa, meminta, dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Karena itu, setelah melaksanakan Tahajud, seorang Muslim dapat memperbanyak istighfar, dzikir, dan doa sesuai kebutuhannya. Doa yang diajarkan Rasulullah SAW dapat diamalkan, kemudian dilanjutkan dengan memohon kebaikan untuk kehidupan dunia dan akhirat.
Dengan demikian, amalan setelah Tahajud tidak hanya berhenti pada selesainya sholat. Waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengingat Allah, memohon ampunan, dan menyampaikan harapan kepada-Nya.