• KEISLAMAN

Penjelasan Syariat Tentang Fenomena Tanda Kiamat Besar

Yahya Sukamdani | Rabu, 16/09/2026
Penjelasan Syariat Tentang Fenomena Tanda Kiamat Besar Ilustrasi foto kehancuran dunia

Terasmuslim.com - Kedatangan hari kiamat merupakan rahasia gaib yang kepastian waktunya hanya diketahui oleh Allah semata.

Al-Quran menegaskan ketidakpastian waktu terjadinya kiamat melalui firman Allah dalam Surah Al-A`raf ayat 187.

Dalam doktrin Islam, tanda-tanda kiamat terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu kiamat kecil dan kiamat besar.

Ulama sepakat bahwa tanda-tanda kiamat besar belum ada yang muncul satu pun hingga saat ini.

Fenomena maraknya kerusakan moral dan bencana alam yang terlihat sekarang masih tergolong tanda kiamat kecil.

Kemunculan tanda kiamat besar akan terjadi secara berurutan dan drastis sebagaimana dijelaskan para ulama fikih.

Rasulullah menyebutkan sepuluh tanda kiamat besar secara rinci dalam Hadis Riwayat Muslim dari Hudzaifah.

Tanda-tanda besar tersebut diawali dengan munculnya Dajjal, Dukhān, serta keluarnya binatang melata dari bumi.

Selanjutnya diikuti terbitnya matahari dari arah barat serta turunnya Nabi Isa untuk menegakkan keadilan.

Keluarnya bangsa Ya`juj dan Ma`juj juga menjadi salah satu penanda utama makin dekatnya kiamat besar.

Tiga peristiwa penenggelaman bumi di timur, barat, dan Jazirah Arab turut melengkapi tanda kiamat besar.

Rangkaian tersebut ditutup dengan munculnya api besar dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpul.

Seseorang tidak boleh sembarangan mengklaim bahwa tanda kiamat besar telah terjadi tanpa pijakan dalil sahih.

Al-Quran mengingatkan manusia untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan amal saleh dalam Surah Taha ayat 15.

Edukasi mengenai tanda kiamat hendaknya memperkuat keimanan serta mendorong umat Islam untuk semakin bertakwa.