Ilustrasi pejabat dan rakyat
Terasmuslim.com - Penyalahgunaan kekuasaan demi menindas kebenaran merupakan tindakan zalim yang sangat dimurkai oleh Allah.
Dalam sejarah peradaban manusia, penguasa yang mengabaikan keadilan selalu membawa kehancuran bagi bangsanya sendiri.
Al-Quran mengingatkan bahaya kesombongan penguasa melalui kisah Firaun dalam Surah Al-Qasas ayat 39.
Kekuasaan sejati dalam pandangan syariat Islam adalah amanah berat yang kelak dipertanggungjawabkan di akhirat.
Rasulullah memberikan peringatan keras terhadap pemimpin zalim dalam hadis sahih riwayat Imam Muslim.
Dalam riwayat tersebut, Nabi menegaskan bahwa pemimpin yang menipu rakyatnya diharamkan masuk ke dalam surga.
Membela kebenaran di hadapan penguasa yang zalim dinilai sebagai bentuk jihad paling utama dalam Islam.
Hal ini berlandaskan sabda Rasulullah yang diriwayatkan secara sahih oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi.
Pemerintahan yang tegak di atas kezaliman tidak akan pernah mendapatkan keberkahan serta keridaan dari Allah.
Sebaliknya, keadilan merupakan fondasi utama untuk mewujudkan kedamaian serta kesejahteraan hakiki bagi seluruh masyarakat.
Allah memerintahkan umat manusia untuk selalu menegakkan keadilan sebagaimana tercantum pada Surah An-Nisa ayat 135.
Penguasa yang menggunakan hukum sebagai senjata penindas akan berhadapan dengan ancaman adzab yang sangat pedih.
Sejarah membuktikan bahwa kekuatan bathil tidak akan pernah sanggup bertahan lama melawan kebenaran yang nyata.
Umat Islam diimbau untuk senantiasa bersatu menyuarakan kebenaran serta menolak segala bentuk kesewenang-wenangan.
Semoga Allah menganugerahkan para pemimpin yang bertakwa, adil, serta senantiasa mencintai dan membela kebenaran.