• KEISLAMAN

Bekerja Keras Mencari Nafkah Adalah Ibadah Mulia

Yahya Sukamdani | Minggu, 14/06/2026
Bekerja Keras Mencari Nafkah Adalah Ibadah Mulia Ilustrasi berdoa sebelum berangkat kerja

Terasmuslim.com - Bekerja dalam pandangan Islam bukan sekadar sarana untuk mempertahankan hidup atau menumpuk kekayaan materi.

Aktivitas mencari nafkah yang halal pada hakikatnya merupakan bentuk ibadah dan ketundukan kepada Allah SWT.

Setiap tetes keringat yang mengalir dari tubuh seorang pekerja muslim bernilai pahala yang sangat besar di sisi-Nya.

Islam sangat membenci umatnya yang berpangku tangan dan menjadi beban finansial bagi orang lain.

Allah SWT secara tegas memerintahkan hambanya untuk bertebaran di muka bumi demi menjemput rezeki setelah menunaikan kewajiban.

"Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung." (QS. Al-Jumu`ah: 10)

Ayat suci tersebut menjadi landasan teologis bahwa dunia kerja tidak boleh dipisahkan dari koridor spiritualitas.

Rasulullah SAW juga meninggikan derajat orang-orang yang lelah bekerja demi menghidupi keluarganya dengan ikhlas.

Dalam sebuah hadist, beliau bersabda bahwa dosa-dosa tertentu hanya bisa terhapus melalui lelahnya mencari nafkah.

"Barangsiapa yang di waktu sore merasa lelah karena bekerja dengan tangannya sendiri, maka di waktu sore itu ia mendapat ampunan." (HR. Thabrani)

Pekerjaan yang diniatkan untuk menjaga kehormatan diri dari meminta-minta akan mengubah rutinitas harian menjadi ladang pahala.

Kejujuran dan profesionalisme dalam berprofesi menjadi kunci utama agar aktivitas tersebut bernilai ibadah di mata Allah.

Seorang pedagang yang jujur, karyawan yang amanah, serta buruh yang tekun semuanya berada di jalan kebaikan.

Niat yang tulus di dalam hati adalah pembeda utama antara sekadar mengejar materi dengan beribadah lewat profesi.

Oleh karena itu, jadikanlah setiap peluh dan usaha kita di tempat kerja sebagai bukti cinta kepada Sang Pencipta.

Semoga segala jerih payah kita dalam mencari rezeki yang halal senantalah diberkahi dan diridai oleh Allah SWT.