• SOSOK

5 Metode Dakwah Sunan Gresik di Tanah Jawa

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Senin, 01/09/2025
5 Metode Dakwah Sunan Gresik di Tanah Jawa Ilustrasi - lukisan wajah Sunan Gresik (Foto: Kompas.com)

Jakarta, Terasmuslim.com - Nama Sunan Gresik atau Syekh Maulana Malik Ibrahim dikenal sebagai salah satu tokoh Wali Songo yang pertama kali menyebarkan Islam di Pulau Jawa.

Beliau datang dari tanah Arab dan menetap di Gresik, Jawa Timur, pada akhir abad ke-14. Dakwahnya yang lembut, bijaksana, dan penuh kearifan membuat masyarakat Jawa saat itu tertarik memeluk Islam.

Sejarawan mencatat bahwa keberhasilan Sunan Gresik tidak lepas dari metode dakwah yang beliau gunakan. Setidaknya ada lima cara utama yang membuat Islam mudah diterima oleh masyarakat Jawa kala itu:

1. Pendekatan Sosial

Sunan Gresik terkenal peduli pada rakyat kecil. Ia sering membantu masyarakat miskin, mengobati orang sakit, dan memberikan solusi atas persoalan sosial. Sikap welas asih inilah yang membuat masyarakat merasa dekat dan percaya kepada beliau.

2. Perdagangan sebagai Media Dakwah

Sebagai seorang pedagang, Sunan Gresik menggunakan jalur perdagangan untuk memperkenalkan Islam. Dengan sikap jujur, adil, dan ramah dalam berniaga, beliau menjadi teladan sehingga banyak orang tertarik mengikuti ajarannya.

3. Pertanian dan Pemberdayaan Ekonomi

Beliau memperkenalkan sistem pertanian baru kepada masyarakat, seperti cara bercocok tanam yang lebih efektif. Melalui pemberdayaan ekonomi ini, Sunan Gresik tidak hanya berdakwah secara lisan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan rakyat.

4. Pendidikan dan Pengajaran Agama

Sunan Gresik mendirikan pesantren sederhana untuk mengajarkan Al-Qur’an, tauhid, fikih, dan akhlak. Dari sinilah lahir generasi muslim baru yang kemudian melanjutkan dakwah Islam di tanah Jawa.

5. Budaya dan Kearifan Lokal

Beliau tidak serta merta menolak tradisi masyarakat Jawa, melainkan mengisinya dengan nilai-nilai Islam. Pendekatan budaya ini membuat Islam diterima dengan damai, tanpa menimbulkan penolakan.