Ilustrasi suami istri di kamar
Terasmuslim.com - Hubungan intim antara suami dan istri dalam ikatan pernikahan yang sah bernilai ibadah serta mendatangkan pahala di sisi Allah SWT.
Islam telah mengatur adab dan etika dalam berhubungan suami istri, salah satunya dengan membaca doa sebelum memulainya.
Membaca doa jima bertujuan untuk memohon perlindungan dari gangguan setan serta memohon keberkahan atas keturunan yang dilahirkan.
Anjuran ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim, “Jika salah seorang dari kalian hendak berhubungan dengan istrinya, lalu ia membaca: `Bismillah, allahumma jannibnas-syaithana wa jannibis-syaithana ma razaqtana`.”
Arti dari doa tersebut adalah meminta perlindungan Allah SWT dari syaitan bagi suami istri dan bagi rezeki keturunan yang dianugerahkan.
Keutamaan membaca doa ini sangat besar, terutama untuk menjaga calon buah hati dari kejahatan setan sejak awal pembuahan.
Rasulullah SAW menambahkan dalam hadits tersebut bahwa jika dari hubungan itu ditakdirkan lahir seorang anak, maka setan tidak akan dapat membahayakannya.
Selain membaca doa, pasangan suami istri juga dianjurkan untuk menata niat agar hubungan tersebut bernilai ibadah serta mempererat kasih sayang.
Anjuran untuk saling membahagiakan dan berbuat baik kepada pasangan ditegaskan Allah SWT dalam Surah An-Nisa ayat 19, “Dan bergaullah dengan mereka secara patut.”
Pasangan suami istri juga diajarkan untuk menjaga privasi serta kerahasiaan hubungan intim dari konsumsi publik atau orang lain.
Niat yang lurus dalam berhubungan suami istri juga menjadi sarana untuk menjaga kesucian diri dari perbuatan yang diharamkan.
Mencari keturunan yang saleh dan salehah merupakan salah satu tujuan utama dari pernikahan yang diberkahi dalam ajaran Islam.
Allah SWT menggambarkan pasangan dan keturunan sebagai penenang hati dalam Surah Al-Furqan ayat 74, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami).”
Mengamalkan doa dan etika Islam dalam kehidupan rumah tangga akan mendatangkan ketenangan, keberkahan, serta keharmonisan secara berkelanjutan.
Memahami dan mengamalkan tuntunan sunnah ini menjadi ikhtiar penting bagi setiap pasangan muslim dalam membangun keluarga sakinah.