• KEISLAMAN

Kewajiban Muslim di Tengah Ketidakjelasan Kondisi Negara Saat Ini

Yahya Sukamdani | Minggu, 08/11/2026
Kewajiban Muslim di Tengah Ketidakjelasan Kondisi Negara Saat Ini Ilustrasi foto doa untuk negeri

Terasmuslim.com - Menghadapi situasi negara yang dipenuhi ketidakpastian dan ketidakjelasan, setiap muslim dituntut untuk tetap teguh memegang prinsip ajaran Islam.

Kewajiban utama seorang muslim adalah senantiasa menjaga ketakwaan dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT di tengah berbagai tantangan zaman.

Allah SWT menegaskan perintah untuk bertakwa dalam Al-Qur`an Surah Ali `Imran ayat 102 sebagai bekal utama menghadapi setiap krisis kehidupan.

Selain bertakwa, muslim wajib memelihara persatuan dan menjaga diri agar tidak terprovokasi oleh berita hoaks atau informasi yang menyesatkan publik.

Prinsip tabayyun atau konfirmasi informasi sangat penting diterapkan sebagaimana diperintahkan Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 6.

Seorang muslim juga diwajibkan untuk senantiasa menyebarkan kedamaian, kesejukan, serta tidak menjadi pemicu perpecahan di dalam masyarakat.

Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari nomor 10, Rasulullah SAW menegaskan bahwa muslim sejati adalah yang orang lain selamat dari lisan dan tangannya.

Menjaga lisan di media sosial serta menahan diri dari ujaran kebencian menjadi bagian penting dari akhlakul karimah yang wajib dirawat.

Di samping menjaga sikap pribadi, mendoakan kebaikan bagi bangsa dan para pemimpin merupakan kewajiban moral setiap elemen umat Islam.

Anjurkanlah kebaikan dan cegah kemungkaran dengan cara yang santun, bijaksana, serta sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di negara.

Prinsip dakwah yang lemah lembut ini termaktub secara jelas dalam firman Allah SWT Surah An-Nahl ayat 125 tentang metodologi dakwah.

Seorang muslim juga dituntut untuk tetap berikhtiar secara positif, bekerja keras, serta memperbanyak amal saleh yang bermanfaat bagi sesama.

Sifat optimis dan bertawakal kepada takdir Allah SWT harus selalu dihidupkan agar tidak terjebak dalam keputusasaan yang merusak jiwa.

Rasulullah SAW juga mengingatkan dalam hadis riwayat Tirmidzi nomor 2517 agar senantiasa mengingat Allah pada masa lapang maupun saat sulit.

Dengan menjalankan seluruh kewajiban syariat tersebut, keberadaan seorang muslim dapat menjadi perekat persatuan serta pelita penerang di tengah ketidakpastian b