• KEISLAMAN

Deretan Tradisi Populer Umat Islam yang Tanpa Contoh Rasulullah

Yahya Sukamdani | Sabtu, 07/11/2026
Deretan Tradisi Populer Umat Islam yang Tanpa Contoh Rasulullah Ilustrasi ikuti sunnah Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Terasmuslim.com - Pemahaman mengenai ajaran Islam yang murni menuntut umat untuk meneliti kembali setiap kebiasaan ibadah.

Sebagian masyarakat Muslim sering kali menjalankan tradisi keagamaan yang sejatinya tidak memiliki tuntunan dari Rasulullah.

Salah satu hal yang marak adalah penetapan amalan khusus pada hari atau bulan tertentu tanpa dasar dalil shahih.

Praktik pengagungan kuburan hingga meminta doa kepada ahli kubur juga masih sering ditemui di tengah masyarakat.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan tegas melarang umatnya menjadikan kuburan sebagai tempat peribadatan khusus.

Penggunaan azimat atau penangkal bala berupa wifik dan jimat juga merupakan hal yang dilarang dalam ajaran Islam.

Islam mengajarkan bahwa perlindungan hanya berasal dari Allah Ta`ala, bukan dari benda-benda mistis.

Dalam hal ibadah ritual, menambah tata cara shalat atau zikir tanpa contoh Nabi termasuk perkara baru yang dilarang.

Allah Subhanahu wa Ta`ala telah menegaskan kesempurnaan agama Islam ini dalam Al-Qur`an Surah Al-Ma`idah ayat tiga.

Dalam ayat tersebut, Allah berfirman bahwa Dia telah menyempurnakan agama dan mencukupkan nikmat-Nya bagi seluruh hamba.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga memberikan peringatan keras mengenai perkara baru dalam urusan ibadah melalui hadis shahih.

Beliau bersabda bahwa barang siapa mengada-adakan hal baru dalam urusan agama kami yang bukan berasal darinya, maka amalan itu tertolak.

Setiap Muslim hendaknya senantiasa melandasi setiap amalan dengan niat yang ikhlas serta meneladani petunjuk Nabi.

Sikap kritis dan kehati-hatian dalam beragama menjadi kunci agar ibadah yang dilakukan bernilai pahala di sisi Allah.

Mari perkuat literasi keislaman kita dengan terus mengkaji ilmu syar`i langsung dari sumber-sumber yang otentik.