• KEISLAMAN

Konsep Balasan Amal: Apakah Istilah Karma Dikenal dalam Islam?

Yahya Sukamdani | Sabtu, 07/11/2026
Konsep Balasan Amal: Apakah Istilah Karma Dikenal dalam Islam? Ilustrasi foto menuju perhitungan kebaikan dan amal

Terasmuslim.com - Agama Islam mengajarkan bahwa setiap perbuatan manusia pasti mendapat balasannya.

Istilah karma sebenarnya berasal dari tradisi Hindu dan Buddha di Asia.

Konsep tersebut menekankan reinkarnasi dan akumulasi kebaikan atau keburukan lintas kehidupan.

Dalam Islam, reinkarnasi tidak ada karena kehidupan manusia hanya berlangsung satu kali.

Namun, hukum sebab akibat atas perbuatan di dunia tetap diakui secara mutlak.

Islam menyebut prinsip pembalasan ini sebagai hukum qada, qadar, dan keadilan Allah.

Allah menegaskan prinsip keadilan mutlak ini dalam Surah Al-Zalzalah ayat tujuh sampai delapan.

Allah berfirman bahwa barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, ia akan melihatnya.

Sebaliknya, barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah, ia pun akan melihatnya.

Hadis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam juga memperkuat konsep balasan amal perbuatan manusia.

Rasulullah bersabda bahwa balasan akan setimpal dengan jenis amal yang dikerjakan hamba-Nya.

Oleh karena itu, umat Islam didorong untuk senantiasa berbuat kebaikan kepada sesama makhluk.

Setiap kedzaliman yang dilakukan seseorang pasti akan mendatangkan akibat buruk bagi pelakunya kelak.

Mari jadikan prinsip keadilan ilahi ini sebagai pengingat untuk terus beramal saleh.