• KEISLAMAN

Bukan Kuburan Nabi, Ini Arti Asli Maqam Ibrahim

Yahya Sukamdani | Kamis, 29/10/2026
Bukan Kuburan Nabi, Ini Arti Asli Maqam Ibrahim Ilustrasi maqam Ibrahim

Terasmuslim.com - Maqam Ibrahim sering kali disalahpahami oleh sebagian masyarakat awam sebagai tempat pemakaman atau kuburan Nabi Ibrahim AS.

Padahal, secara etimologi dan terminologi syariat Islam, kata maqam berarti tempat berdiri atau pijakan kaki.

Batu yang dikenal sebagai Maqam Ibrahim ini merupakan batu bersejarah yang digunakan beliau saat membangun kembali Baitullah bersama putranya, Nabi Ismail AS.

Hal ini ditegaskan secara jelas dalam firman Allah SWT melalui Surah Al-Baqarah ayat 125 yang artinya, "Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat."

Berdasarkan tafsir para ulama, tempat salat yang dimaksud adalah area di dekat batu pijakan tersebut setelah selesai membangun Kakbah.

Saat proses pembangunan Kakbah meninggi, Nabi Ibrahim berdiri di atas batu tersebut agar dapat menjangkau bagian dinding yang lebih tinggi.

Atas izin Allah SWT, batu tempat berdiri tersebut mengendur dan berfungsi sebagai pijakan yang fleksibel sekaligus mukjizat bagi beliau.

Jejak kedua telapak kaki Nabi Ibrahim AS masih dapat dilihat dengan jelas di atas permukaan batu tersebut hingga hari kiamat.

Sebagai bentuk perlindungan dan penghormatan, batu bersejarah ini kini diletakkan di dalam bangunan kaca khusus di depan pintu Kakbah.

Dalam sebuah riwayat sahih dari Sahabat Umar bin Khattab ra, dicatat kisah usulan beliau yang menginspirasi diturunkannya ayat tentang perintah menjadikan maqam ini sebagai tempat salat.

Kekeliruan menganggap Maqam Ibrahim sebagai kuburan harus diluruskan agar umat Islam tidak terjebak dalam pemahaman yang menyalahi akidah sejarah.

Makam atau kuburan Nabi Ibrahim AS yang sebenarnya terletak di kota Hebron, wilayah Palestina, yang kini dikenal sebagai Masjid Ibrahimi.

Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami sejarah dan istilah keislaman secara akurat berdasarkan dalil yang sahih.

Dengan pemahaman yang benar, ibadah thawaf dan shalat sunnah di sekitar Maqam Ibrahim dapat dilaksanakan dengan khusyuk sesuai tuntunan sunnah Nabi SAW.

Semoga penjelasan ini menambah wawasan keislaman kita serta meluruskan berbagai kesalahpahaman yang beredar di tengah masyarakat luas.