• KEISLAMAN

Bacaan Doa agar Terhindar dari Berbagai Penyakit

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Rabu, 28/10/2026
Bacaan Doa agar Terhindar dari Berbagai Penyakit Ilustrasi - ini bacaan doa agar kita terhindar dari berbagai penyakit (Foto: Pixabay)

Jakarta, Terasmuslim.com - Memohon kesehatan dan perlindungan dari berbagai penyakit merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dapat dilakukan umat Islam.

Selain menjaga pola hidup sehat dan menjalani pengobatan ketika diperlukan, umat Islam dianjurkan berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan serta dijauhkan dari keburukan.

Ada sejumlah doa yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan hadis untuk memohon keselamatan dan kesehatan. Doa-doa ini dapat diamalkan setiap hari, termasuk pada pagi dan petang.

Salah satu doa yang dapat dibaca untuk memohon kesehatan diri adalah doa yang diriwayatkan dalam hadis Abu Dawud dan Ibnu Majah.

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma ‘aafinii fii badanii, Allahumma ‘aafinii fii sam‘ii, Allahumma ‘aafinii fii basharii, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah kesehatan pada tubuhku. Ya Allah, berikanlah kesehatan pada pendengaranku. Ya Allah, berikanlah kesehatan pada penglihatanku. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau.”

Doa ini berisi permohonan agar Allah SWT memberikan kesehatan pada tubuh, pendengaran, dan penglihatan. Umat Islam dapat membacanya sebagai bagian dari doa harian untuk memohon kesehatan dan perlindungan.

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa untuk memohon perlindungan dari berbagai penyakit berat dan keadaan yang tidak diinginkan.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ، وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ

Allahumma inni a‘uudzu bika minal-barashi, wal-junuuni, wal-judzaami, wa min sayyi’il-asqaam.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gangguan akal, penyakit kusta, dan berbagai penyakit yang buruk.”

Doa tersebut diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud. Isinya mengajarkan umat Islam untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari penyakit yang berat dan membahayakan.

Al-Qur’an juga menceritakan doa Nabi Ayyub AS ketika mengalami penderitaan akibat penyakit. Doa ini terdapat dalam Surah Al-Anbiya ayat 83.

رَبِّ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Rabbi annii massaniyadh-dhurru wa anta arhamur-raahimiin.

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83)

Doa Nabi Ayyub AS mengajarkan umat Islam untuk tetap memohon pertolongan Allah SWT ketika menghadapi kesulitan dan penyakit. Doa ini dapat dibaca oleh orang yang sedang sakit maupun mereka yang memohon kesehatan.

Membaca doa merupakan bentuk ikhtiar spiritual, tetapi bukan pengganti upaya medis. Islam juga mengajarkan pentingnya menjaga tubuh dan mencari pengobatan ketika sakit.

Karena itu, selain berdoa, umat Islam perlu menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, beristirahat cukup, serta mengikuti anjuran tenaga medis.

Doa-doa tersebut dapat diamalkan secara rutin sebagai bentuk penghambaan dan permohonan kepada Allah SWT. Namun, tidak ada dasar untuk menjamin bahwa membaca doa tertentu akan membuat seseorang terbebas sepenuhnya dari semua penyakit.

Dengan memadukan doa, pola hidup sehat, dan pengobatan yang tepat ketika diperlukan, umat Islam dapat berikhtiar menjaga kesehatan sekaligus memohon perlindungan dan kesembuhan kepada Allah SWT.