• KISAH

Kelahiran Ajaib dan Keteguhan Dakwah Nabi Isa AS

Yahya Sukamdani | Selasa, 27/10/2026
Kelahiran Ajaib dan Keteguhan Dakwah Nabi Isa AS Ilustrasi ibunda dari Nabi Isa AS yang tak pernah mengalami haid dalam Islam (Foto: tanwir)

Terasmuslim.com - Nabi Isa AS dilahirkan oleh Ibunda Maryam melalui kehendak dan kekuasaan Allah SWT tanpa perantara seorang ayah.

Kehamilan Ibunda Maryam merupakan mukjizat besar yang menjadi bukti nyata keagungan Allah SWT sebagaimana diabadikan dalam Surah Maryam ayat 20-21.

Atas izin Allah SWT, Nabi Isa AS mampu berbicara dengan fasih sewaktu masih bayi untuk membela kehormatan ibunya dari tuduhan kaumnya.

Ketentuan dan penetapan mukjizat bayi berbicara ini ditegaskan secara eksplisit dalam Surah Ali `Imran ayat 46.

Memasuki usia dewasa, Nabi Isa AS diutus oleh Allah SWT sebagai rasul untuk membimbing dan meluruskan penyimpangan Bani Israil.

Allah SWT mengaruniakan kitab Injil kepada Nabi Isa AS sebagai petunjuk hidup dan cahaya kebenaran bagi umatnya.

Kehadiran Kitab Injil sebagai pembenar kitab-kitab sebelumnya dijelaskan secara rinci dalam Surah Al-Ma`idah ayat 46.

Berbagai mukjizat luar biasa dianugerahkan kepada Nabi Isa AS, mulai dari menyembuhkan penyakit kusta hingga menghidupkan orang mati atas izin Allah SWT.

Rincian mukjizat pembuktian kenabian beliau tercantum jelas dalam firman Allah SWT pada Surah Ali `Imran ayat 49.

Dalam menjalankan misi dakwahnya, Nabi Isa AS didampingi oleh para pengikut setia yang dikenal sebagai kaum Al-Hawariyyun.

Kesetiaan dan keteguhan iman kaum Al-Hawariyyun dalam menolong agama Allah SWT diabadikan di dalam Surah Ash-Saff ayat 14.

Nabi Isa AS senantiasa mengajarkan tauhid murni agar umatnya hanya menyembah Allah SWT semata tanpa mempersekutukan-Nya.

Ajaran ketauhidan yang diusung oleh Nabi Isa AS tercantum tegas dalam peninggalan risalahnya pada Surah Al-Ma`idah ayat 72.

Ketika musuh-musuh berusaha membunuhnya, Allah SWT menyelamatkan Nabi Isa AS dengan mengangkat beliau ke langit.

Peristiwa penyelamatan dan pengangkatan Nabi Isa AS secara tegas dijelaskan oleh Allah SWT dalam Surah An-Nisa` ayat 157-158.

Rasulullah SAW menegaskan dalam hadis riwayat Bukhari bahwa Nabi Isa AS akan turun kembali ke bumi di akhir zaman untuk menegakkan keadilan.