• KISAH

Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba Penuh Hikmah

Yahya Sukamdani | Selasa, 27/10/2026
Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba Penuh Hikmah Ilustrasi kisah Ratu Saba

Terasmuslim.com - Kisah pertemuan agung antara Nabi Sulaiman Alaihissalam dan Ratu Saba merekam lembaran sejarah kepemimpinan yang sarat nilai kebijaksanaan.

Nabi Sulaiman AS dikaruniai oleh Allah SWT kekuasaan megah serta kerajaan luas yang tidak pernah diberikan kepada siapa pun sesudahnya.

Dalam Al-Qur`an Surah Sad ayat 35, Nabi Sulaiman memohon kepada Allah agar dianugerahi kerajaan yang agung dan penuh berkah.

Di negeri Saba, terdapat seorang ratu bernama Bilqis yang memimpin rakyatnya menyembah matahari dan meninggalkan jalan tauhid.

Melalui burung Hud-hud, Nabi Sulaiman AS mendapatkan informasi penting mengenai kerajaan Saba dan langsung mengirimkan surat dakwah.

Surat dari Nabi Sulaiman tersebut berisi seruan agar Ratu Saba beserta kaumnya segera berserah diri kepada Allah Yang Maha Esa.

Dengan sikap bijaksana, Ratu Saba mengadakan musyawarah bersama para pembesar kerajaannya untuk menanggapi surat penting tersebut.

Ratu Saba akhirnya memutuskan untuk mendatangi langsung istana Nabi Sulaiman guna membuktikan kebesaran serta kenabian beliau.

Nabi Sulaiman AS menyambut kedatangan Ratu Saba dengan menunjukkan mukjizat luar biasa berupa singgasana yang berpindah dalam sekejap mata.

Setibanya di istana megah berlantai kaca jernih, Ratu Saba sempat mengira lantai tersebut adalah genangan air yang sangat dalam.

Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan sifat bijaksana dalam hadis riwayat Tirmidzi: "Sesungguhnya Allah Maha Lembut dan mencintai kelembutan dalam segala urusan."

Melihat keagungan mukjizat serta keluhuran akhlak Nabi Sulaiman, Ratu Saba menyadari bahwa tuhan matahari yang disembahnya adalah batil.

Ratu Saba akhirnya bertobat dan mengucapkan kalimat tauhid dengan tunduk berserah diri kepada Allah bersama Nabi Sulaiman AS.

Peristiwa inspiratif ini diabadikan secara abadi di dalam Al-Qur`an Surah An-Naml ayat 44 sebagai pedoman bagi umat manusia.

Kisah agung ini mengajarkan kepada kita bahwa kekuasaan tinggi harus senantiasa dibarengi dengan keimanan lurus dan kebijaksanaan hakiki.