• KEISLAMAN

Doa agar Anak Tumbuh Jadi Pribadi yang Salih

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Selasa, 27/10/2026
Doa agar Anak Tumbuh Jadi Pribadi yang Salih Ilustrasi - berikut ini bacaan doa agar anak tumbuh jadi pribadi yang saleh (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Setiap orang tua tentu berharap anaknya tumbuh menjadi pribadi yang salih, berakhlak baik, dan taat kepada Allah SWT.

Selain memberikan pendidikan dan teladan dalam kehidupan sehari-hari, orang tua dianjurkan untuk senantiasa mendoakan anak agar mendapat petunjuk serta perlindungan dari Allah SWT.

Dalam Al-Qur’an, terdapat sejumlah doa yang dapat diamalkan orang tua untuk memohon keturunan yang baik. Salah satunya adalah doa Nabi Ibrahim AS yang tercantum dalam Surah As-Saffat ayat 100.

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Latin: Rabbi hab li minas-salihin.

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang salih.” (QS As-Saffat: 100)

Doa tersebut dipanjatkan Nabi Ibrahim AS ketika memohon keturunan kepada Allah SWT.

Ayat ini menjadi pengingat bagi orang tua agar tidak hanya mengharapkan anak yang sehat dan berhasil dalam kehidupan dunia, tetapi juga memiliki keimanan serta akhlak yang baik.

Selain memohon anak yang salih, orang tua dapat membaca doa Nabi Ibrahim AS agar dirinya dan keturunannya senantiasa mendirikan salat. Doa ini terdapat dalam Surah Ibrahim ayat 40.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Latin: Rabbij`alni muqimas-salati wa min dzurriyyati rabbana wa taqabbal du`a.

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS Ibrahim: 40)

Doa ini mengandung permohonan agar keturunan senantiasa menjaga salat sebagai bagian dari ketaatan kepada Allah SWT. Orang tua juga perlu memberikan contoh melalui kebiasaan beribadah sehingga anak dapat belajar dari perilaku yang dilihatnya setiap hari.

Al-Qur’an juga mengajarkan doa agar pasangan dan keturunan menjadi penyejuk hati. Doa tersebut tercantum dalam Surah Al-Furqan ayat 74.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Latin: Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a`yunin waj`alna lil-muttaqina imama.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Furqan: 74)

Doa ini mengajarkan bahwa keluarga yang baik bukan sekadar keluarga yang hidup berkecukupan, melainkan keluarga yang saling mendukung dalam ketaatan dan kebaikan.

Orang tua dapat menjadikannya sebagai doa rutin agar rumah tangga menjadi tempat tumbuhnya kasih sayang, keteladanan, dan nilai-nilai agama.

Mendoakan anak perlu diiringi dengan usaha nyata dalam mendidik dan membimbingnya. Orang tua dapat membiasakan anak mengenal Al-Qur’an, mengajarkan kejujuran, melatih tanggung jawab, serta menanamkan sikap menghormati orang lain sejak dini.

Allah SWT berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 6 agar orang-orang beriman menjaga diri dan keluarganya dari api neraka. Ayat ini menjadi pengingat tentang tanggung jawab orang tua dalam membimbing keluarga menuju ketaatan kepada Allah SWT.

Pendidikan anak juga perlu dilakukan dengan kasih sayang dan kesabaran. Anak membutuhkan arahan yang sesuai dengan usianya, ruang untuk bertanya, serta contoh nyata dari orang tua.

Ketika melakukan kesalahan, anak perlu dibimbing untuk memahami akibat perbuatannya dan belajar memperbaiki diri.