• KEISLAMAN

Menjaga Kesehatan Mental Muslim di Era Digital

Yahya Sukamdani | Rabu, 28/10/2026
Menjaga Kesehatan Mental Muslim di Era Digital Ilustrasi foto pemuda dan digital media

Terasmuslim.com - Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat kini menghadirkan tantangan baru bagi kesehatan mental umat Islam.

Informasi berlebihan dan standar kehidupan di media sosial kerap menjadi pemicu munculnya rasa cemas serta stres.

Al-Qur`an mengingatkan manusia untuk tidak membandingkan rezeki dengan orang lain sebagaimana firman-Nya dalam Surah Thaha ayat 131: "Dan janganlah kamu tergiur oleh kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa kelompok di antara mereka."

Perasaan iri dan dengki akibat unggahan orang lain di media sosial dapat merusak ketenangan hati seorang Muslim.

Rasulullah SAW memperingatkan bahaya penyakit hati ini dalam hadis riwayat Abu Daud: "Jauhilah olehmu sifat dengki, karena sesungguhnya dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar."

Kunci utama dalam menghadapi tekanan psikologis di era modern adalah dengan memperbanyak mengingat Allah SWT.

Allah SWT menegaskan ketenangan jiwa dalam Surah Ar-Ra`d ayat 28: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."

Menjaga kesehatan mental juga mencakup keberanian untuk melakukan digital detox atau membatasi interaksi dari layar gawai.

Menggunakan waktu secara bijak merupakan bentuk pertanggungjawaban iman seorang Muslim terhadap nikmat umur.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari: "Ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang."

Memilah konten positif dan menjauhi ghibah serta fitnah di media sosial menjadi wujud nyata dari pemeliharaan kesucian jiwa.

Allah SWT mengingatkan pentingnya menyaring informasi dalam Surah Al-Hujurat ayat 6 agar tidak timbul prasangka dan penyesalan.

Dukungan sosial dari keluarga serta komunitas pengajian sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas emosional.

Ikhtiar medis melalui konsultasi psikolog atau psikiater tetap sejalan dengan ajaran Islam yang menganjurkan pengobatan atas setiap penyakit.

Dengan memadukan ikhtiar spiritual dan pemanfaatan teknologi secara bijak, kesehatan mental seorang Muslim akan tetap terjaga di era digital.