• KISAH

Nasihat Emas Sufyan ats-Tsauri Menyikapi Tipu Daya Dunia

Yahya Sukamdani | Kamis, 06/08/2026
Nasihat Emas Sufyan ats-Tsauri Menyikapi Tipu Daya Dunia Ilustrasi foto jalan dunia dan surga

Terasmuslim.com - Sufyan ats-Tsauri merupakan salah seorang ulama terkemuka generasi tabi`ut tabiin yang dikenal sangat tangguh dalam menjaga kemurnian hatinya dari silau dunia.

Kehidupan sosok yang dijuluki Amirul Mukminin fil Hadits ini memancarkan keteladanan nyata tentang bagaimana mendudukkan harta dan kedudukan secara benar.

Beliau kerap mengingatkan bahwa dunia hanyalah tempat persinggahan sementara yang tidak layak untuk diperebutkan hingga mengorbankan nilai-nilai akhirat.

Prinsip tersebut sejalan dengan penegasan Allah SWT dalam Surah Al-Ankabut ayat 64: "Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan; dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui."

Dalam salah satu nasihat emasnya, Sufyan ats-Tsauri menegaskan bahwa zuhud bukanlah dengan membuang harta, melainkan dengan pendeknya cita-cita untuk menguasainya.

Pesan ini selaras dengan hadis Nabi SAW riwayat Tirmidzi yang mengingatkan bahwa barang siapa yang menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya.

Beliau juga berpesan agar seorang mukmin senantiasa mewaspadai fitnah harta dan popularitas yang dapat mengikis keikhlasan di dalam dada.

Allah SWT secara tegas mengingatkan ancaman penyesalan manusia akibat lalai oleh harta dalam Surah Munafiqun ayat 9: "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah."

Menurut Sufyan ats-Tsauri, keselamatan jiwa seorang hamba sangat ditentukan oleh seberapa gigih ia membentengi diri dari godaan rezeki yang tidak halal.

Sifat wara` atau kehati-hatian yang tinggi menjadi kunci utama beliau dalam menjaga kesucian makanan dan perbuatan dari perkara syubhat.

Rasulullah SAW pun telah memperingatkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa siapa yang menjaga diri dari perkara syubhat, sungguh ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya.

Di samping itu, Sufyan ats-Tsauri senantiasa mendorong umat Islam untuk menjadikan ilmu syar`i sebagai lentera penerang di tengah gulitanya fitnah zaman.

Keluasan ilmu yang dibarengi dengan rasa takut kepada Allah SWT akan melahirkan ketenangan jiwa yang hakiki dan jauh dari rasa gelisah.

Setiap tutur kata ulama yang lahir di Kufah ini senantiasa sarat akan hikmah dan sanggup mengetuk kesadaran siapa saja yang merenungkannya.

Meneladani nasihat-nasihat emas beliau menjadi langkah krusial bagi kita agar tidak tersesat dalam mengejar kenikmatan duniawi yang fana.