• KEISLAMAN

Biaya Pendidikan Anak Jadi Investasi Amal Jariah Orang Tua

Yahya Sukamdani | Minggu, 26/07/2026
Biaya Pendidikan Anak Jadi Investasi Amal Jariah Orang Tua Ilustrasi mengantar anak pesantren

Terasmuslim.com - Setiap rupiah yang dikeluarkan orang tua untuk pendidikan anak sejatinya bukanlah beban finansial, melainkan investasi akhirat yang bernilai abadi.

Dalam pandangan Islam, mengalokasikan harta demi ilmu pengetahuan sang buah hati merupakan salah satu bentuk nafkah yang paling mulia.

Pengorbanan harta tersebut akan bertransformasi menjadi aliran pahala jariah yang tidak akan terputus meskipun orang tua telah wafat.

Allah SWT telah membebankan tanggung jawab besar kepada setiap orang tua untuk menjaga dan membekali keluarganya dengan pemahaman agama serta ilmu yang bermanfaat.

Perintah mulia ini tersurat jelas dalam Al-Qur`an sebagai pedoman utama bagi setiap keluarga muslim.

Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka." (QS. At-Tahrim [66]: 6).

Ayat tersebut menegaskan pentingnya memberikan pendidikan terbaik agar anak memiliki benteng iman dan ketakwaan yang kokoh.

Ketika anak tumbuh menjadi sosok yang alim dan bermanfaat, seluruh ilmu yang ia amalkan akan mengalirkan pahala kepada orang tuanya.

Prinsip keabadian pahala dari pendidikan ini ditegaskan langsung oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya yang sangat populer.

Rasulullah SAW bersabda: "Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim).

Menginvesatikan harta untuk ilmu anak secara langsung mencakup ketiga poin utama dalam hadis tersebut sekaligus.

Niat yang ikhlas saat membayar biaya sekolah maupun pesantren akan mengubah setiap transaksi materi menjadi nilai ibadah di sisi Allah SWT.

Orang tua tidak perlu merasa ragu atau takut miskin karena Allah menjamin keberkahan atas harta yang dinafkahkan untuk jalan kebaikan.

Pendidikan yang berkualitas akan membentuk karakter anak agar senantiasa mendoakan orang tuanya, baik di dunia maupun setelah tiada.

Oleh karena itu, pandanglah biaya pendidikan anak sebagai tabungan hakiki yang hasilnya akan kita petik di akhirat kelak.