• KEISLAMAN

Jangan Berburuk Sangka kepada Allah Sang Pemberi Rezeki

Yahya Sukamdani | Minggu, 26/07/2026
Jangan Berburuk Sangka kepada Allah Sang Pemberi Rezeki Ilustrasi foto mensyukuri turun hujan

Terasmuslim.com - Kecemasan yang berlebihan sering kali membuat manusia lupa bahwa Allah SWT adalah Maha Pemberi Rezeki.

Padahal, setiap jatah rezeki makhluk hidup telah ditetapkan dengan sempurna sejak sebelum ia dilahirkan ke bumi.

Sikap berburuk sangka atau suudzon terhadap takdir rezeki merupakan bentuk ketidakyakinan hamba kepada kebijaksanaan Sang Pencipta.

Allah SWT dengan tegas mencela prasangka buruk dalam firman-Nya agar hamba-hamba-Nya senantiasa menjaga keimanan yang bersih.

Allah SWT berfirman dalam Surah Adh-Dzariyat ayat 22, "Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu."

Ayat ini menegaskan bahwa sumber rezeki berada di tempat yang suci dan diatur oleh Zat yang Maha Kaya.

Sering kali manusia merasa rezekinya sempit hanya karena ukuran materi duniawi yang tidak sesuai harapan mereka.

Padahal, Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan kita agar senantiasa menjaga husnuzan atau berbaik sangka kepada Allah dalam segala keadaan.

Dalam sebuah hadist qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Allah berfirman, "Aku sesuai persangkaan hamba-Ku kepada-Ku."

Hadist agung ini menyadarkan kita bahwa apa yang kita duga tentang rezeki dari Allah sering kali terwujud dalam kenyataan hidup.

Ketika seseorang berputus asa dan merasa rezekinya tertutup, ia sebenarnya sedang meragukan keluasan kasih sayang Allah SWT.

Jaminan rezeki bagi setiap makhluk telah diatur secara adil, sebagaimana tercantum dalam Surah Hud ayat 6 tentang ketetapan rezeki.

Allah SWT berfirman dalam Surah Hud ayat 6, "Dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya."

Oleh karena itu, buang jauh-jauh rasa khawatir berlebihan dan mulailah melangkah dengan ikhtiar yang dibarengi tawakal penuh.

Yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang senantiasa bertawakal dan berbaik sangka kepada-Nya.