• KEISLAMAN

Harta Hanya Titipan Kekayaan Bukan Milik Mutlak

Yahya Sukamdani | Minggu, 07/06/2026
Harta Hanya Titipan Kekayaan Bukan Milik Mutlak Ilustrasi foto pamer harta di sosial media

Terasmuslim.com - Banyak manusia terjebak dalam ilusi bahwa kekayaan yang mereka miliki adalah hasil mutlak kerja keras sendiri.

Padahal, dalam pandangan Islam, seluruh materi yang ada di dunia ini hanyalah titipan yang bersifat sementara.

Gaya hidup materialistis sering kali mengaburkan kesadaran kita bahwa ada pertanggungjawaban besar di balik setiap rupiah.

Allah Subhanahu wa Ta`ala telah menegaskan kepemilikan mutlak atas alam semesta ini dalam ayat-ayat suci Al-Qur`an.

"Dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu." (QS. An-Nur: 33)

Firman tersebut dengan jelas mengingatkan bahwa status manusia di bumi hanyalah sebagai pemegang amanah atau pengelola saja.

Ketika kita menyadari posisi ini, sifat kikir dan sombong secara perlahan akan terkikis dari dalam dada.

Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam juga mengingatkan bahwa harta tidak akan dibawa mati kecuali amal jariahnya.

Dalam sebuah hadist riwayat Muslim, beliau bersabda bahwa anak Adam selalu berkata "Hartaku, hartaku!" padahal hartanya hanyalah apa yang dimakan dan dipakai.

Polapikir islami mengajarkan bahwa kelapangan rezeki sejatinya merupakan sebuah ujian keimanan, bukan tanda kemuliaan seorang hamba.

Ada hak orang lain yang dititipkan Allah di dalam setiap harta yang kita peroleh setiap harinya.

Menyalurkan zakat, infak, dan sedekah adalah cara terbaik untuk membersihkan titipan yang ada di tangan kita.

Orang yang bijak tidak akan menggenggam dunia terlalu erat hingga melupakan kewajiban berbagi kepada sesama.

Kelak di hari kiamat, setiap manusia akan ditanya secara detail mengenai dari mana dan untuk apa harta itu dihabiskan.

Maka, menyusun prioritas keuangan yang berbasis ridha Ilahi adalah langkah cerdas menuju keselamatan akhirat.

Semoga Allah melembutkan hati kita agar selalu menjadi hamba yang amanah dan gemar bersedekah.