• KEISLAMAN

Raih Berkah Umur Panjang Lewat Silaturahmi Kerabat

Yahya Sukamdani | Jum'at, 05/06/2026
Raih Berkah Umur Panjang Lewat Silaturahmi Kerabat Ilustrasi foto silaturahmi keluarga

Terasmuslim.com - Menjaga hubungan baik dengan sanak saudara merupakan salah satu ibadah yang sangat mulia dalam ajaran Islam.

Di tengah kesibukan dunia modern yang menyita waktu, meluangkan waktu untuk mengunjungi kerabat menjadi hal yang sangat berharga.

Aktivitas saling mengunjungi ini bukan sekadar tradisi keluarga, melainkan bagian dari perintah agama yang mendatangkan banyak keberkahan.

Islam menyebut amalan mulia menghubungkan tali kasih sayang dengan kaum kerabat ini sebagai ibadah silaturahmi.

Allah Subhanahu wa Ta`ala memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa bertakwa dan menjaga hubungan kekerabatan dalam Al-Qur`an Surat An-Nisa ayat 1.

"...dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan." (QS. An-Nisa: 1).

Melalui ayat suci tersebut, Allah Ta`ala menyejajarkan perintah bertakwa dengan kewajiban memelihara hubungan baik terhadap keluarga besar.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga memberikan motivasi besar mengenai keutamaan duniawi bagi mereka yang gemar mengunjungi kerabat.

Beliau menjanjikan bahwa amalan ini merupakan kunci utama untuk melapangkan rezeki dan memperpanjang usia seseorang.

"Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim).

Janji dari kekasih Allah ini tentu menjadi penyemangat bagi kita untuk selalu menyempatkan diri mengetuk pintu rumah saudara.

Mengunjungi kerabat yang sedang bahagia akan menambah kegembiraan mereka, sedangkan mengunjungi yang sedang berduka akan meringankan beban mereka.

Bahkan, Islam menegaskan bahwa orang yang memutus hubungan kekerabatan diancam tidak akan bisa masuk ke dalam surga.

"Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturahmi." (HR. Bukhari).

Mari kita agendakan kembali waktu khusus untuk berkunjung dan mempererat hubungan dengan paman, bibi, sepupu, serta kerabat lainnya.

Semoga langkah kaki kita menuju rumah sanak saudara dicatat sebagai pemberat timbangan amal kebaikan di akhirat kelak.