• KEISLAMAN

Lima Hak Utama Sesama Muslim yang Wajib Ditunaikan

Yahya Sukamdani | Kamis, 29/10/2026
Lima Hak Utama Sesama Muslim yang Wajib Ditunaikan Ilustrasi hubungan antar muslim

Terasmuslim.com - Hak pertama yang harus ditunaikan seorang mukmin kepada saudaranya adalah menjawab salam dengan cara yang lebih baik atau sepadan.

Anjuran ini didasarkan pada firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 86 yang memerintahkan umat Islam untuk membalas penghormatan dengan yang lebih baik.

Menebar dan menjawab salam tidak hanya menggugurkan kewajiban sosial, tetapi juga menjadi sarana utama untuk menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang di antara sesama.

Hak kedua yang mulia adalah menjenguk saudara seiman yang sedang diuji dengan sakit agar mereka merasa dikuatkan.

Rasulullah SAW menegaskan dalam hadis riwayat Muslim bahwa menjenguk orang sakit akan diiringi oleh puluhan ribu malaikat yang memohonkan ampunan bagi pelakunya.

Kepedulian ini menunjukkan indahnya solidaritas Islam yang hadir di saat suka maupun duka untuk meringankan beban mental si sakit.

Hak ketiga adalah turut serta mengantarkan jenazah kaum muslimin hingga ke tempat pemakamannya sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Berdasarkan hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim, orang yang mengikuti pengantaran jenazah hingga dishalatkan akan mendapatkan pahala yang besar.

Amalan ini juga menjadi pengingat yang sangat efektif bagi setiap mukmin akan hakikat kematian dan kehidupan akhirat yang pasti datang.

Hak keempat yang tidak kalah penting adalah memenuhi undangan, terutama undangan pernikahan atau walimah yang sah secara syariat.

Mengabaikan undangan tanpa alasan yang dibenarkan dapat menyinggung perasaan dan merusak keharmonisan hubungan persaudaraan antarmuslim.

Dengan hadir memenuhi undangan, kita turut mendoakan kebaikan dan keberkahan bagi saudara kita yang sedang berbahagia dalam ikatan yang diridhai-Nya.

Hak kelima yang tampak sederhana namun bernilai agung adalah mengucapkan yarhamukallah kepada saudara yang bersin dan memuji Allah.

Rasulullah SAW mengajarkan agar orang yang bersin mengucapkan alhamdulillah, lalu saudaranya menjawab dengan doa rahmat dan keselamatan.

Tradisi luhur ini mencerminkan betapa Islam memperhatikan detail-detail kecil dalam membangun interaksi sosial yang penuh berkah dan kedamaian.