Ilustrasi berdoa (FOTO: ISTOCKPHOTO)
Terasmuslim.com - Berdoa merupakan wujud nyata ketergantungan seorang hamba kepada Sang Pencipta dalam setiap langkah kehidupannya.
Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai macam doa komprehensif yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat.
Allah SWT memerintahkan hamba-hamba-Nya agar senantiasa memohon kepada-Nya sebagaimana ditegaskan dalam Surah Ghafir ayat 60.
Ayat tersebut menjanjikan bahwa Allah SWT akan memperkenankan segala doa orang yang mau memohon kepada-Nya.
Salah satu doa harian yang paling sering diamalkan oleh Nabi SAW adalah permohonan keselamatan universal.
Doa sapu jagat dalam Surah Al-Baqarah ayat 201 menjadi teladan utama permohonan kebaikan di dunia dan akhirat.
Selain itu, ketika menghadapi kesulitan hidup, Rasulullah SAW mengajarkan doa agar diberikan kemudahan dan kelapangan dada.
Di dalam riwayat Bukhari, Nabi SAW juga senantiasa memohon perlindungan dari sifat malas, pengecut, serta lilitan utang.
Ketika bangun tidur, kalimat pujian kepada Allah yang menghidupkan kembali jiwa kita menjadi pembuka aktivitas harian yang mulia.
Menjelang tidur malam, Rasulullah SAW membiasakan diri membaca doa penyerahan diri secara total kepada penjagaan Allah.
Adab berdoa yang dicontohkan beliau meliputi keyakinan penuh, merendahkan diri, serta mengawali dengan memuji kebesaran Allah.
Keutamaan doa bukan sekadar mengabulkan keinginan, melainkan bentuk ibadah agung yang mendatangkan ketenangan jiwa.
Rasulullah SAW menegaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi bahwa doa adalah inti dari ibadah yang sesungguhnya.
Media Islam berperan penting untuk terus mendiseminasikan amalan doa harian agar senantiasa hidup di tengah umat.
Mari jadikan lisan kita basah dengan zikir dan doa-doa ma`tsur warisan Rasulullah SAW untuk menggapai ridha-Nya.