Ilustrasi berdoa (FOTO: ADVENTISTHEALTHCARE)
Terasmuslim.com - Islam mengajarkan umatnya untuk berdoa dengan bijak dan seimbang antara urusan dunia dan akhirat. Salah satu doa yang paling sempurna dan lengkap adalah sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an, “Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.’” (QS. Al-Baqarah: 201). Doa ini dikenal sebagai Rabbana atina fid-dunya hasanah, yang mencakup seluruh aspek kebaikan hidup manusia, baik duniawi maupun ukhrawi.
Rasulullah ﷺ sering membaca doa ini dalam berbagai kesempatan, terutama saat thawaf dan di antara dua sujud. Hadits riwayat Bukhari menyebutkan bahwa beliau mengajarkan doa ini sebagai bagian dari doa paling utama yang seharusnya dipanjatkan setiap muslim. Hal ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan: berikhtiar di dunia tanpa melupakan akhirat. Doa tersebut menjadi simbol kesempurnaan dalam permohonan seorang hamba kepada Tuhannya.
Kebaikan dunia yang dimaksud dalam doa ini mencakup rezeki yang halal, kesehatan, ilmu yang bermanfaat, dan keluarga yang sakinah. Sedangkan kebaikan akhirat mencakup keselamatan dari azab, kemudahan hisab, serta masuk ke dalam surga. Dengan menggabungkan keduanya, seorang muslim menunjukkan bahwa hidup di dunia hanyalah jalan menuju kehidupan abadi di akhirat.
Doa ini mengajarkan kita untuk tidak bersikap ekstrem dalam beragama: tidak hanya mengejar dunia, dan tidak pula mengabaikannya. Allah menyukai hamba yang memohon kesejahteraan di dunia untuk digunakan dalam ketaatan kepada-Nya. Maka, jadikanlah doa ini sebagai amalan harian, sebab di dalamnya terkandung makna syukur, harapan, dan ketundukan kepada Allah.