• KEISLAMAN

Mengenal Tanda Kiamat Kecil yang Sudah Terjadi

Yahya Sukamdani | Jum'at, 31/07/2026
Mengenal Tanda Kiamat Kecil yang Sudah Terjadi Ilustrasi foto jalan dunia dan surga

Terasmuslim.com - Perjalanan dunia secara perlahan terus bergerak menuju akhir zaman yang kepastian waktunya merupakan rahasia Allah SWT semata.

Kepastian datangnya hari pembalasan tersebut telah ditegaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur`an Surah Al-Hajj ayat 7.

Sebelum kiamat kubra atau kiamat besar tiba, Rasulullah SAW telah mengabarkan serangkaian petunjuk awal yang dikenal sebagai kiamat sugriwa.

Salah satu tanda kiamat kecil yang paling nyata dan telah terjadi adalah diutus serta wafatnya Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir.

Rasulullah SAW menjelaskan hal ini dalam hadist shahih Riwayat Bukhari dengan mengisyaratkan jarak antara kerasulan beliau dan kiamat seperti dua jari yang berdampingan.

Tanda berikutnya yang disampaikan dalam hadist riwayat Imam Muslim adalah ketika seorang hamba sahaya melahirkan tuannya.

Fenomena maraknya pembangunan gedung-gedung pencakar langit oleh bangsa yang dahulunya miskin juga menjadi bukti kebenaran sabda Nabi SAW.

Selain itu, merebaknya perzinahan dan kebiasaan meminum khamar secara terang-terangan menjadi tanda kemerosotan moral masyarakat akhir zaman.

Rasulullah SAW juga menyebutkan dalam hadist riwayat Bukhari bahwa dicabutnya ilmu agama melalui wafatnya para ulama merupakan sinyal kiamat kecil.

Wafatnya para ulama terpercaya akan menyebabkan timbulnya kebodohan syariat hingga orang-orang memilih pemimpin bodoh yang menyesatkan.

Fenomena fitnah yang meluas, maraknya pembunuhan, serta pengkhianatan terhadap amanah juga ditegaskan sebagai tanda-tanda yang kian nyata.

Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Bukhari bahwa jika amanah telah disia-siakan, maka tunggulah saat terjadinya kiamat.

Al-Qur`an Surah Al-Qamariyah ayat 1 mengingatkan kita bahwa saat kiamat itu makin dekat dan bulan pun telah terbelah.

Berbagai fenomena fenomena kiamat sugriwa ini hendaknya tidak memicu ketakutan berlebih, melainkan pendorong untuk memperbanyak amal saleh.

Mari kita manfaatkan sisa waktu kehidupan ini untuk terus memperkuat iman dan memperbaiki kualitas ibadah sebelum pintu taubat tertutup.